Inilah Kunci Keberhasilan Leicester City

Ken Way yang merupakan psikolog Leicester City, mengklaim bahwa salah satu faktor yang membuat tim berjuluk The Foxes pada musim ini sukses adalah keceriaan dan juga tawa gembira saat skuadnya tengah berada di ruang ganti maupun ketika mereka menjalani sesi latihan. Hal tersebut juga berkat tangan dingin Claudio Ranieri yang dengan sempurna telah berhasil melanjutkan pekerjaan Nigel Pearson.

Ken Way juga mengungkapkan, bahwa dalam kesuksesan yang berhasil diraih tim juga berkat Pearson yang merupakan pelatih Leicester sebelumnya yang memiliki peran yang cukup besar dalam membangun tim serta juga membentuk staf hebat di ruang ganti. Dan melalui pengalaman yang dimiliki Ranieri, tentu semuanya berhasil berkembang dengan sukses.

Pada akhirnya, musim ini membuahkan hasil berkat kerja keras mereka. Dengan keunggulan tujuh poin dari peringkat kedua, untuk sementara Leicester mampu memuncaki klasemen dan memiliki peluang yang besar untuk meraih gelar juara di Liga Primer.
“Sejumlah orang beranggapan jika ini merupakan suatu hal yang secara tiba-tiba. Akan tetapi, saya pribadi akan menyatakan jika dibandingkan itu ini lebih organik. Semua ini sudah terjadi semenjak kami mulai promosi dari Championship ketika dibawah besutan Nigel Pearson.” Tuturnya.

“Saya merasa gugup, ketika kedatangan Ranieri sebab staf yang hebat telah dibentuk oleh Nigel Person dan tentu dengan apa yang akan terjadi kami merasa tidak yakin. Awalnya saya beranggapam jika dia adalah tipe seorang pelatih yang keras, namun demikian sikap yang sangat menyenangkanlah yang dimilikinya.” Tambah Ken Way.

“Tidak hanya Jamie Vardy yang membuat humor namun Christian Fuchs serta Robert Huth juga berhasil mengundang gelak tawa, maka ruang ganti pun terasa tak ada beban. Ada suasana seperti pesta akan tetapi ini sangat fokus. Tak ada satu orang pun yang memiliki pikiran mengenai sejumlah konsekuensi terhadap apa yang dilakukan oleh mereka.” Pungkasnya mengakhiri.

Dortmund Siap Ambil Risiko di Anfield

Tentu bukan pekerjaan bukan mudah bagi tim manapun yang harus melawat ke Anfield Stadium untuk menantang skuat Liverpool. Sebabnya sekarang ini Si Merah sedang berusaha kerasa meraih kesuksesan di pentas Eropa.

Situasi tersebut yang kini bakal dihadapi para pemain Borussia Dortmund dalam leg kedua 8 besar Liga Europa, Jumat dini hari WIB, 15 April 2016.

Untuk meraih tempat di babak semifinal, Die Borussen tidak akan ragu-ragu untuk “mengambil risiko” di hadapan The Anfield Gank pada pertandingan nanti. Cuma bisa bermain seri 1-1 di putaran sebelumnya, tim besutan Thomas Tuchel ini pun sudah berjanji akan mengeluarkan segenap kemampuan.

“Kami sadar apa yang harus diraih. Kami datang ke sini untuk bermain menyerang dan tidak ragu mengambil risiko. Kami tak mau merasa terbatasi dengan hasil agregat sementara. Ini merupakan tekanan dan saya senang dengan itu,” ujar Tuchel kepada Sportsmole.

“Kami tak menargetkan satu gol, namun dua atau bahkan lebih. Kami akan melihat apa yang bisa kami raih dalam hal potensi,” tutur mantan pelatih Mainz 05 itu.

Musim ini Dortmund cuma gagal bikin gol ketika menghadapi Bayern Munich pada awal Maret kemarin. Dari 13 laga terakhir, Marco Reus cs. sudah mendulang 119 gol.

Ronaldo Selalu Ada Saat Dibutuhkan

Untuk memuji salah satu pahlawan yang membantu tim besutannya meraih kemenangan, Zinedine Zidane pun kehabisan kata-kata. Cristiano Ronaldo adalah sosok pahlawan yang dimaksud. Pelatih Real Madrid, Zidane menilai bahwa saat timnya membutuhkan sosok CR 7 selalu hadir.

Sebelumnya, tim berjuluk Los Blancos ini pada pertandingan putaran pertama telah tertinggal agregat 0-2 dari wakil Jerman, yakni Wolfsburg. Maka saat pertandingan putaran kedua perempat final Liga Champions yang digelar dinihari WIB tadi, Madrid tengah dalam situasi yang kritis untuk berhadapan dengan Wolfsburg.

Madrid termasuk klub yang beruntung, sebab mereka memiliki seorang pemain sekaliber Ronaldo. CR7 yang juga merupakan kapten Tim Nasional Portug tersebut, berhasil mencetak hattrick dan mampu membawa Los Blancos melaju dengan skor agregat 3-2. Hattrick tersebut dicetak pada menit ke 15, 17 dan juga 77.

“Mengenai Ronaldo, apa ada lagi yang dapat saya katakan. Dirinya telah kembali menunjukkan bahwa dia memang pantas mendapat gelar sebagai pemain terbaik dunia. Ronaldo merupakan seorang pemain yang sangat spesial.” Tutur Zidane seperti dikutip dari Sport.

“Meski begitu, sebuah tim tetap dibutuhkan oleh Ronaldo. Secara bersama baru mereka mampu untuk melakukan semuanya. Meski pun semua pemain tidak dapat mencetak hattrick.” Tutur Zidane secara antusias.

Namun tak hanya itu, di sisi lain sang manajer juga memberikan pujian untuk anak asuhnya sebab mereka telah tampil dengan luar biasa meski tengah dalam tekanan besar. Zidane juga menyebutkan jika usai pertandingan akan ada kejutan yang menarik.

“Untuk memberi ucapan selamat kepada semuanya, Presiden datang ke ruang ganti. Dia terlihat sangat merasa bahagia, layaknya sebuah kemenangan telah kami raih.” Papar Zidane.

‘Goodbye’ Sinisa Mihajlovic

Rossoneri dan pelatihnya, Sinisa Mihajlovic, pada akhirnya sudah dipastikan berpisah. Manajer asal Serbia tersebut akhirnya dicopot dari posisi pelatih AC Milan.

Gosip mengenai akan dipecatnya Mihajlovic sudah terdengar semenjak awal minggu ini. Performa buruk dan menurun Milan dalam lima pertandingan terakhir menjadi penyebabnya. Milan harus menerima tiga kali kekalahan dan dua kali hasil seri. Kekalahan terakhir terjadi ketika berhadapan dengan Juventus di San Siro akhir minggu lalu. Tim asal kota Mode tersebut terpaksa harus menanggung malu dengan skor akhir 1-2. Ketika itu Pogba dari Juventus yang mencetak gol di menit ke-65 dan gol tersebut juga memastikan kemenangan Juventus hingga pluit panjang dibunyikan.

Rossoneri saat ini berada di peringkat enam klasemen Liga Italia dengan mengoleksi total 49 poin. Masih tertinggal dari Inter Milan yang berada di posisi kelima dengan selisih sembilan poin. Mereka dinyatakan gagal membuktikan ambisinya dalam membawa Milan lolos ke Liga Champions, walaupun mereka sudah berhasil mengantarkan Milan lolos ke babak final Coppa Italia untuk berhadapan dengan Juventus.

Pemecatan Mihajlovic sudah dipastikan usai ritus resmi klub yang menuliskan kabar tersebut. Selain itu, mereka juga mengungkapkan mengenai pelatih penggantinya hingga akhir musim.

“Sinisa Mihajlovic telah resmi dilepas dari jabatan pelatih AC Milan. Pihak klub juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Mihajlovic mengenai upaya keras dan dedikasi yang sudah dibuktikan musim ini.”

“Sementara penggantinya hingga akhir musim kami menunjuk Cristian Brocchi. Kami akan menerima Mr Brocchi dengan baik dan dengan harapan yang terbaik untuknya,” tambahnya.

Mihajlovic juga sudah mengungkapkan rasa terima kasihnya pada AC Milan. Melalui Twitter @MrMihajlovic, yang adalah akun twitter pribadinya.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih untuk semuanya, Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi saya yang pernah melatih Milan,” tulisnya.

Performa Barca Turun, Kesempatan Besar Untuk Atletico

Atletico Madrid memanfaatkan penurunan performa Barcelona, pada putaran kedua perempat final Liga Champions. Setelah klub yang berjuluk Los Culesini ini mengalami dua kekalahan beruntun pada ajang La Liga.

Barca memiliki modal lini depan seperti trio MSN yang dahsyat yakni, Lionel Messi, Luis Suarez dan juga Neymar yang telah mencetak lebih dari 100 gol sepanjang musim ini. Barca begitu digdaya dan sepertinya tidak akan terhadang untuk meraih treble winners kedua beruntun mereka tepatnya sebelum jeda internasional pada pekan terakhir bulan Maret lalu.

Akan tetapi, selepas jeda internasional yaitu pada pertandingan El Clasico, penurunan performa dialami oleh Barca. Saat menelan kekalahan atas Real Madrid dengan skor 1-2, tentu ini menjadi momen yang akan dimanfaatkan oleh para pesaing yang mengejanya pada kompetisi di Liga. Hasil buruk tersebut berlanjut hingga mereka takluk atas Real Sociedad dengan skor 0-1 di Anoeta pada akhir pekan kemarin. Kini Barca hanya terpaut 3-4 poin atas dua pesaing terdekatnya, Madrid dan Atletico, sebelumnya dapat unggul 12-13 poin.

Namun, Barca memang terlihat agak menurun dari tiga pertandingan terakhirnya di liga, mereka hanya meraih satu kali imbang dan dua kekalahan. Walau sempat meraih kemenangan atas Atletico dengan skor 2-1 pada putaran pertama perempatfinal Liga Champios, sebelumnya mereka sempat tertinggal meskipun Atletico hanya bermain dengan 10 orang.

Dapat terlihat pada pertandingan pertama di Camp Nou tersebut, jika Barca tidak akan dengan mudah melenggang ke semifinal, apalagi nantinya pertandingan akan digelar di markas Atletico, Vicente Calderon pada Kamis, 14 April 2016, dinihari WIB. Pada musim ini Atletico hanya baru mengalami tiga kali kekalahan dari seluruh pertandingan kandang. Dan khusus untuk Liga Champions, dari tujuh pertandingan, Atletico hanya baru kebobolan tiga gol.

Peluang Los Colchonerous untuk mengembalikan keadaan terbuka dengan lebar, sebab Atletico berpengalaman menyingkirkan Barca pada perempat final Liga Champions pada musim 2013-2014. Dan patut diingat untuk dapat merebut tiket lolos ke perempat final, Atletico hanya butuh meraih kemenangan dengan skor 1-0 seperti yang mereka lakukan pada dua musim lalu.

Mats Hummels Sebut Dortmund Masih Berpeluang Lolos

Mats Hummels tak sependapat dengan pernyataan banyak orang jika kans Borussia Dortmund untuk terus melaju di Liga Europa disebut sudah menipis. Menurutnya, Dortmund justru masih memiliki kesempatan besar untuk mendepak Liverpool.

Hummels membuat sebiji gol ketika Dortmund bersua dengan Liverpool pada putaran pertama perempatfinal Liga Europa di Signal Iduna Park, Jumat (8/4/2016) dinihari WIB. Namun lesakkan sang kapten tak kuasa membawa Die Borussen menang.

Dortmund terpaksa menyudahi laga dengan hasil sama kuat 1-1 karena Liverpool memimpin lebih dulu melalui sepakan Divock Origi.

Hasil seri ini tentu saja membuat Dortmund kurang diuntungkan. Pasalnya pada leg kedua yang bakal dimainkan beberapa hari mendatang mereka gantian bertamu ke kandang Liverpool. Dna untuk lolos, mereka wajib menang atau paling tidak seri dengan skor lebih besar dari 1-1.

Akan tetapi menurut Hummels, Dortmund memiliki kemampuan untuk mendapat maksimal ketika bermain di Anfield nanti guna meraih satu tempat di semifinal.

“Hasil seri 2-2 pun sudah bisa membuat kami untuk lolos. Kami pun seharusnya mampu meraih hasil lebih dari itu,” ujar Hummels di situs resmi klub.

“Kami tidak hanya memiliki kesempatan bagus, tapi kesempatan yang amat sangat bagus, untuk lolos ke babak berikutnya karena kami seberapa besar kualitas kami,” katanya.

PULIH CEDERA, ROONEY DITUNTUT BERSAING DENGAN 4 PEMAIN INI

Wayne Rooney, bomber milik Manchester United ini terpaksa absen hampir selama 2 bulan akinag cedera lututi yang dialami olehnya.

Menurut laporan yang dikutip dari Daily Star, proses pemulihan cedera yang dialami Rooney telah masuk ke tahap akhir. Penyerang yang saat ini berusia 30 tahun tersebut memgalami cedera saat pertandingan Manchester United melawan Sunderland pada kompetisi Liga Primer pada 13 Februari 2016 lalu ini. Itulah yang menjadi penyebab Roobey tak dapat tampil memperkuat MU dalam beberapa laga, dan membuatnya tak dapat bermain bersama Timnas Inggris. Akibat cedera yang dialaminya, Rooney sempat diragukan untuk tampil bersama The Three Lions pada ajang Piala Eropa 2016 nanti.

Pada pekan ini, untuk memastikan kondisi cedera yang di alaminya, Rooney akan kembali menjalani scan di bagian lututnya. Kemungkinan besar Rooney dapat kembali bermain dengan MU untuk berhadapan dengan Tottenham Hotspur, itu bila hasil scannya positif.

Namun untuk dapat kembali ke skuad Timnas Inggris, sepertinya bukan hal yang mudah bagi Rooney. Karena saat ini ada beberapa nama yang telah menjadi pilihan untuk lini depan tim besutan sang manjer Timnas Inggris, Roy Hodgson. Empat nama yang akan menjadi pesaing Rooney di lini depan The Three Lions yakni, Jamie Vardy, Harry Kane, Daniel Sturridge dan juga Danny Welbeck.

Karena Kane dan Vardy telah membuktikan potensinya sebagai bomber tajam di lini depan Inggris, tentu ini menjadi tuntutan agar Rooney dapat segera kembali ke performa terbaiknya. Dalam pertandingan uji coba melawan Jerman, Kane berhasil mencetak gol. Bahkan saat berhadapan dengan Jerman dan Belanfa Vardy juga mampu mencetak dua gol.

Pada lanjutan Liga Primer pekan ke 33, MU akan berhadapan dengan Tottenham Hotspurs di White Hart Lane, pertandingan ini akan digelar pada hari Minggu, 10 April 2016 mendatang.

Nasri Tak Yakin PSG Bisa Bersaing di Premier League

Menjelang pertandingan Paris Saint-Germain melawan Manchester City dinihari WIB nanti, Samir Nasri membuat pernyataan yang cukup panas. Dirinya mengatakan bahwa PSG akan mengalami kesulitan apabila bermain di Liga Inggris seperti The Citizen.

Memang dalam empat musim terakhir, PSG mampu menjadi penguasa di Divisi 1. Klub yang dipenuhi oleh banyak pemain bintang dan juga didukung dengan dana yang cukup melimpah, membuat para pesaingnya di Prancis tak dapat berkutik.

Meski begitu, Nasri memiliki pandangan sendiri, menurutnya superioritas yang selama ini dimiliki PSG, tidak akan berlaku sama sekali dalam Liga Inggris. Dia mengatakan, persaingan antar klub akan jauh lebih ketat di Liga Inggris daripada persaingan klub di Prancis.

“PSG merupakan klub yang besar, itu memang benar. Akan tetapi, saya rasa jika posisi mereka tidak berada di atas para klub Inggris yang lainnya.” Papar Nasri seperti dikutip dari Talk Sport.

“Di Inggris tidak akan ada pertandingan yang mudah, satupun tidak ada. Apa yang akan terjadi, jika PSG setiap pekannya bertanding melawan Stoke City, West Ham atau Arsenal, saya ingin melihatnya.” Tuturnya menambahkan.

Dan hal itulah yang menjadi alasan utama, pemain yang pernah merumput di Divisi 1 bersama Marseille sangat merasa yakin pada pertandingan yang akan digelar dinihari nanti, City mampu meraih poin. Walau beberapa pemain inti sudah di pastikan absen seperti, Raheem Sterling, Fabian Delph dan juga Vincent Kompany selaku kapten.

“Itu sudah dapat dipastikan mengapa PSG menjadi favorit, tapi hal itu juga dikarenakan sejumlah pemain yang tengah mengalami cedera. Lagipula kami nanti akan bermain di Paris, bukan bermain di Barcelona.” Tandas Nasri meremehkan.

Tiga Nama Pemain Jadi Bidikan Juventus

Juventus telah membuat daftar soal tiga nama penyerang yang ingin mereka beli di bursa transfer musim panas 2016 nanti. Berdasarkan catatan Tuttosport, Bianconeri akan mengeluarkan nama-nama seperti Edinson Cavani, Romelu Lukaku dan Michy Batshuayi sebagai incaran utamanya.

Musim ini Cavani melakukan performa yang cemerlang di Paris Saint Germain. Namun sang pemain masih tidak begitu senang karena posisinya sebagai ujung tombak diisi oleh Zlatan Ibrahimovic. Melalui penjelasan ayahnya, Cavani dikatakan memiliki keinginan untuk berlabuh di klub lain pada musim depan. Dengan kondisi seperti ini, maka peluang Juventus untuk mendapatkannya juga terbuka lebar.

Meski begitu, ternyata Juventus masih harus bersaing dengan The Blues yang dimana pihak Chelsea sudah meresmikan kontraknya dengan pelatih barunya di musim depan yaitu Antonio Conte. Conte sendiri juga adalah mantan pelatih mereka yang pernah membawa Juventus meraih gelar juara beberapa kali.

Paris Saint Germain sendiri dikatakan belum siap apabila Cavani meninggalkan mereka. Karena mereka berniat untuk menjadikan Cavani sebagai pengganti Ibrahimovic yang akan keluar usai kontraknya habis di musim panas nanti.

Kalau Cavani gagal dipinang, maka Juventus akan berupaya keras untuk merekrut Lukaku dan Batshuayi. Sementara itu untuk Lukaku, Juve pun kembali mendapat pesaing yang sama yaitu Chelsea. Rumornya, salah satu klub top Inggris tersebut juga ingin memboyong sang pemain yang saat ini bermain bersama Everton ke markasnya di London.

Sedangkan dengan Batshuayi, kesempatan untuk Juventus masih terbuka lebar. Sampai saat ini rekan Lukaku di Timnas Belgia tersebut belum dibidik oleh klub manapun. Juventus berminat kepadanya karena ia mampu mengemas 19 gol dari 43 performanya bersama dengan klub Marseille pada musim ini.

Yaya Toure Hengkang Dari Manchaster City

Berdasarkan kepastian dari agen Yaya Toure, kliennya tersebut dipastikan akan beranjak keluar dari Manchester City, namun Toure belum memberikan keputusan ke klub mana ia akan berlabuh.

Dalam beberapa bulan terakhir, masa depan Toure di City menjadi sebuah pertanyaan. Kontrak pemain sepakbola asal Pantai Gading tersebut akan berakhir pada tahun 2017 namun pihak klub belum memulai pembicaraan kontrak baru.

Kedatangan Josep Guardiola pada musim depan juga menjadi salah satu faktornya. Karena Guardiola sebelumnya pernah melepas Toure ketika masih di Barcelona dan pindah ke Manchaster City pada musim panas 2010 lalu.

Agen tersebut saat ini memberikan pernyataan bahwa Toure telah dibanjiri tawaran dari klub lain. Selain itu, dia juga memberikan sinyal akan kemungkinan kepindahan Toure ke Inter Milan.

“Yaya Toure pasti akan pergi dari Manchester City. Saya dengan amat yakin bisa memastikan hal tersebut,” ujar Dimitri Seluk di FC Inter News, yang dikutip Football Italia.
“Kami sedang mengevaluasi tawaran-tawaran yang datang untuk Yaya, namun belum bikin keputusan apa-apa untuk musim selanjutnya.”

“Aspek ekonomi sama sekali tidak menjadi penentunya. Kami tidak memprioritaskan uang tetapi lebih kepada proyek klub yang ditawarkan. Yang mana yang terbaik yang bisa meyakinkan kami,” tambahnya.

“Mengenai Intermilan, kami masih sedang membicarakan sebuah klub yang bagus dan semua orang tahu hubungan antara Yaya dengan Roberto Mancini, namun kembali lagi seperti yang sudah saya katakan tadi bahwa kami belum membuat keputusan apa-apa.”

“Tetapi saya bisa katakan kalau Inter memiliki proyek yang bagus dan Inter merupakan sebuah klub yang luar biasa. Jadi wajar saja jika mereka menginginkan seorang pemain dengan tingkat seperti Toure,” tutup Seluk.