Gantikan Carvajal, Del Bosque Bawa Bellerin

Dani Carvajal kemungkinan tidak bisa turun di pentas Piala Eropa setelah mengalami cedera. Apabila pada akhirnya Carvajal absen, Vicente del Bosque bakal membawa fullback muda Hector Bellerin.

Carvajal menerima cedera ketika membela Real Madrid di final Liga Champions menghadapi Atletico Madrid. Pada duel di San Siro, Minggu (29/5/2016) dinihari WIB, yang harus dirampungkan lewat adu tos tosan itu, Carvajal sudah ditarik keluar pada menit ke-52.

Fullback Los Blancos tersebut mendapat masalah otot. Situasi itu memaksa Carvajal harus berkejaran dengan waktu untuk fit lantaran Piala Eropa bakal bergulir 11 hari lagi.

Apabila pada akhirnya Carvajal tak bisa sembuh tepat waktu, Del Bosque telah mempersiapkan pemain pengganti yakni Bellerin.

“Kami menanti hasil dari pemeriksaan oleh tim medis terhadap pemain-pemain kami yang cedera. Kami cuma berdoa semoga hasilnya bagus,” ujar Del Bosque seperti dikutip dari ESPN FC.

“Kami harus menanti hingga saya mendaftarkan 23 pemain. Sambil menanti kabar dari tim medis (soal Carvajal), Bellerin tetap di klub kami,” katanya.

Sebelumnya nama punggawa Arsenal tidak dimasukkan Del Bosque ke dalam daftar 25 pemain yang memadati skuat bayangan Spanyol untuk Piala Eropa. Tetapi kemudian Bellerin mendapat kesempatan dari Del Bosque dengan bermain di partai ujicoba kontra Bosnia Herzegovina, Senin (30/5/2016) dinihari WIB.

Bellerin sendiri tampil full time. Itu merupakan partai debut Bellerin dalam balutan kostum La Furia Roja.

Jarang Main, Vermaelen Tetap Tak Ingin Tinggalkan Barca

Thomas Vermaelen mengakui dirinya cukup kecewa lantaran jarang mendapat kesempatan di Barcelona. Namun sepertinya fakta itu tak membuatnya berpikir untuk mencari klub anyar.

Semenjak hengkang dari Arsenal pada musim panas 2014 silam, Vermaelen memang bukan pilihan utama di barisan pertahanan Los Cules. Rangkaian cedera yang ia alami kian menyulitkannya untuk bersaing dengan Gerard Pique, Javier Mascherano, Marc Bartra, dan Jeremy Mathieu.

Musim ini Vermaelen hanya tampil 10 kali di La Liga Spanyol dan cuma enam kali jadi starter. Bek internasional Belgia itu lebih sering menghangatkan bangku cadangan.

Situasi itu menyulut isu Vermaelen bersedia angkat koper dari Camp Nou. Akan tetapi pemain yang bersangkutan membantahnya.

“Tidak ada niat dalam diri saya untuk meninggalkan Barcelona, namun beberapa bulan dan bulan terakhir cukup mengecewakan lantaran saya tak menerima banyak waktu bermain,” ujar Vermaelen kepada Sky Sports News HQ.

“Itu tidak berarti saya tengah memikirkan peluang pergi pada saat ini. Saya hanya fokus untuk tim nasional,” tegas bek berusia 30 tahun itu.

Kendati jarang dimainkan oleh pelatih Luis Enrique, Vermaelen tetap dibawa oleh skuat tim nasional Belgia menjelang turnamen akbar Piala Eropa 2016. Total dirinya mengumpulkan 51 caps dan membuat sebiji gol.

Cesare Prandelli Merapat ke Lazio

Eks juru taktik tim nasional Italia, Cesare Prandelli, kabarnya kian dekat ke gerbang masuk klub Serie A, Lazio. Dikutip Football Italia, Prandelli telah bertemu dengan pihak manajemen untuk membahas kerjasama.

Tak hanya Football Italia, jurnalis senior Italia, Gianluca Di Marzio, melalui situsnya juga mengonfirmasi pertemuan antara Prandelli dan manajemen Lazio. Prandelli kabarnya telah berjumpa langsung dengan bos klub, Claudio Lotito.

Usai gagal mengantarkan Gli Azzurri lolos fase grup di Piala Dunia 2014, Prandelli lantas sempat menukangi klub top Turki, Galatasaray. Ia ditunjuk sebagai pengganti Roberto Mancini yang pulang ke Inter Milan saat itu.

Tapi sayang Prandelli dinilai gagal membawa Wesley Sneijder dkk. ke puncak performa sampai pada akhirnya, Prandelli dipecat dari kursi pelatih Galatasaray usai cuma menangani klub itu selama 147 hari. Setelah didepak Galatasaray, tepatnya pada tanggal 28 November 2014, Prandelli belum lagi melatih klub mana pun.

Lazio sendiri hingga detik ini masih belum menemukan sosok manajer baru. Setelah pemecatan Stefano Pioli awal April lalu, I Biancocelesti lantas dilatih sementara oleh bekas pemainnya, Simone Inzaghi.

Inzaghi dipercaya melatih Tim Elang Ibukota sampai akhir musim. Tapi hingga detik ini manajemen klub belum menyodorkan kontrak permanen kepada saudara kandung Filippo Inzaghi tersebut.

Direktur Olahraga Lazio, Igli Tare, diperkirakan bakal mengumumkan nama manajer baru akhir pekan ini. Disamping Prandelli, Lazio sempat dihubungkan dengan mantan arsitek tim nasional Chile, Jorge Sampaoli.

Trofi Coppa Italia Jadi Penyelamatan Musim AC Milan

Peluang terakhir bagi AC Milan untuk mengakhiri musim 2015/2016 dengan penuh arti. Mereka wajib menang atas Juventus pada babak final Coppa Italia.

Milan gagal menyelesaikan target yang mereka canangkan di awal musim. Setelah gagal bertarung dengan tim teratas serta melaju ke Liga Champions, kali ini mereka terancam tak dapat jatah ke Liga Europa. Pergantian manajer lagi-lagi dilakukan Rossoneri, memperpanjang tradisi mereka di beberapa musim belakangan.

Namun tim arahan Christian Brocchi memiliki satu peluang terakhir untuk menyelamatkan muka mereka musim ini. Peluang tersebut hadir di turnamen Coppa Italia, yang mana mereka akan berjumpa Juventus dalam final yang digelar Sabtu (21/5/2016) besok waktu setempat.

“Kemenangan di Coppa bakal memberi arti besar pada musim ini,” ujar Presiden Silvio Berlusconi di situs resmi klubnya.

“Anda harus mengeluarkan semua yang anda miliki, bahkan lebih dari itu. Itu bakal menjadi sebuah loncatan besar untuk Milan melangkah ke Liga Europa, yang juga akan membuat Milan memenangi gelar ke-29 dalam tiga dekade terakhir,” lanjut Berlusconi.

Kesempatan Milan memenangi Coppa Italia memang dinilai tidak sebesar Juventus. Il Diavolo tidak pernah menang atas rivalnya itu sejak November 2012. Sedangkan pada dua pertemuan musim ini, Milan pun selalu menderita kekalahan, tunduk 0-1 di Turin dan kandas 1-2 saat tampil di San Siro.

Emery Minta Sevilla Santai Hadapi Liverpool di Final Liga Europa

Sevilla menjalani pertandingan sulit kontra Liverpool di babak puncak Liga Europa. Los Rojiblancos diharapkan menjalani laga ini dengan rasa santai supaya bisa meraih kemenangan.

Laga antara Sevilla kontra Liverpool bakal dihelat di St. Jakob-Park, Basel, Kamis (19/5) dini hari WIB. Sevilla memiliki peluang besar untuk menorehkan sejarah andai memenangi pertandingan tersebut.

Sevilla bakal tercatat sebagai klub pertama yang bisa memenangi Liga Europa tiga kali berturut-turut. Mereka juga bisa menjadi tim peroleh titel terbanyak yaitu raihan lima gelar.

Namun ambisi Sevilla tentu tak mudah untuk didapat. The Reds tengah tampil impresif sepanjang fase gugur Liga Europa dan memiliki catatan empat kali kemenangan, tiga seri dan satu kali kalah.

Maka dari itu Emery pun meminta supaya semua pemain tim besutannya itu mampu tampil dengan kepala dingin supaya bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

“Seluruh pemain saya memiliki karakter yang spesial dan kami butuh mereka dalam kondisi terbaik ketika menghadapi Liverpool, kami membutuhkan semua yang mereka punya,” tegas Emery di situs UEFA.

“Kami harap bisa terus tumbuh. Kami bisa merubah sejarah dan mencatatkan nama kami di buku sejarah kompetisi. Kami harus menemukan keseimbangkan walaupun emosi juga harus terjaga agar bisa terus fokus. Kami akan memerlukan hal itu, imbuhnya.

Ibrahimovic Gantikan Higuain di Napoli

Spekulasi masa depan penyerang Paris-Saint-Germain, Zlatan Ibrahimovic, terus berhembus. Striker asal Swedia tersebut telah memilih untuk tidak memperpanjang kontrak bersama Les Parisiens.

Sejumlah klub mulai dari Liga Primer Inggris, Major League Soccer (MLS), Liga Super China, dan juga dua tim asal Kota Milan, AC Milan dan Inter Milan sempat dihubungkan dengan Ibra. Terbaru, ia diberitakan bergabung dengan Napoli.

Dilaporkan media Gazzetta dello Sport, Napoli sedang melakukan pendekatan intensif dengan Ibra. Runner up Serie A musim ini itu bakal memburu penyerang tumpuan, Gonzalo Higuain yang diincar Arsenal dan Chelsea.

Ibra kabarnya kepincut dengan kota Naples. Striker berusia 34 tahun merasa Napoli memiliki daya tarik lantaran bakal berkompetisi di Liga Champions musim depan.

Akan tetapi satu-satunya hal yang bisa menjadi batu sandungan ialah gaji Ibra yang teramat tinggi. Faktor itu bakal jadi bahan pertimbangan Partenopei, apabila betul-betul melego Higuain dan berencana merekrut Ibra pada musim panas ini.

Musim ini, Ibra menunjukkan bahwa dirinya lebih subur ketimbang Higuain. Eks penggawa Juventus dan Inter Milan ini mengkoleksi 38 gol di Ligue 1, sementara Higuain mengemas 36 gol di Serie A.

Ibra sendiri belum angkat bicara tentang masa depannya. Setelah pertandingan pamungkas Liga Prancis, Ibra mengaku telah menentukan klub barunya. Namun dia masih belum ingin membocorkannya.

Madrid Juara UCL, Dosa Benitez Terhapus

Real Madrid membuat start yang buruk di awal musim Rafael Benitez. Cuma gelar Liga Champions lah yang bisa menghapus dosa eks juru taktiknya itu.

Awal musim ini Benitez datang untuk menggantikan posisi Carlo Ancelotti. Mulanya Benitez mampu mengantarkan Los Blancos melaju mulus dan merajai papan klasemen.

Akan tetapi serangkaian hasil minor dialami Madrid sejak Oktober, performa tim jadi kurang eksplosif plus renggangnya hubungan dengan pilar-pilar inti memaksa Benitez menanggalkan jabatan di awal tahun 2016.

Kemudian datang Zinedine Zidane yang awalnya dipandang remeh mampu membangkitkan semangat tim mengingat minimnya pengalaman. Akan tetapi Zizou membayar keraguan itu dengan membawa Madrid ke babak final Liga Champions dan bertarung memperebutkan titel La Liga Spanyol bersama Barca hingga jornada terakhir.

Melihat tipisnya kesempatan menjadi kampiun liga karena kartu kini dipegang Barca, maka trofi Liga Champions akan menjadi akhir manis untuk musim Madrid yang angin-anginan.

“Zidane datang terlambat di tengah-tengah musim namun dia memberikan efek besar dalam merubah dinamika di dalam klub,” ujar mantan pelatih Madrid Jose Mourinho seperti dikutip Soccerway.

“Apabila dia menjuarai Liga Champions, semua orang akan lupa dengan semua masalah yang muncul sebelum pergantian tahun, sebelum berganti pelatih, dan orang-orang cuma akan mengingat trofi Liga Champions ke-11,” sambungnya.

“Zidane telah membawa timnya ke babak final bagi tim yang start awalnya berbeda daripada sekarang, maka ini adalah peluang bagus untuk menghapus segala keburukan musim ini.”

Cristiano Ronaldo cs. bakal bentrok dengan rival sekota Atletico Madrid di San Siro pada 28 Mei mendatang.

Fakta Menarik Laga Liverpool vs Chelsea

Pertarungan sengit antara Liverpool kontra Chelsea pada lanjutan Liga Primer Inggris, Kamis 12 Mei 2016, tuntas sama kuat. Kedudukan seri 1-1 menyudahi jalannya pertarungan di Anfield Stadium.

Eden Hazard sempat mengantarkan Chelsea memimpin terlebih dahulu pada menit ke-32. Christian Benteke yang masuk sebagai pemain pengganti menyelamatkan muka Liverpool berkat golnya di masa injury time.

Hasil tersebut tak merubah posisi kedua tim di peringkat delapan dan sembilan klasemen Premier League. Liverpool di urutan delapan dengan 59 angka dari 37 pertandingan, disusul Chelsea dengan raihan 49 poin.

Berikut beberapa fakta menarik pertandingan Liverpool vs Chelsea:

1. Juergen Klopp baru saja menjalani 50 laga sebagai juru taktik Liverpool dengan rincian 23 kali menang, 15 seri dan 12 kali tumbang.

2. Liverpool jadi tim Inggris paling subur tahun 2016 dengan cetakan 40 gol, unggul atas West Ham United (36 gol) dan Chelsea (35 gol).

3. Liverpool tak pernah clean sheet di 10 pertemuan sebelumnya kontra Chelsea di Liga Primer Inggris.

4. Sepanjang musim ini Liverpool sudah membuat 5 gol di masa injury tim atau terbanyak daripada tim lain.

5. Chelsea kemasukan lebih dari 50 gol di liga atau yang pertama kalinya sejak 19 tahun silam.

6. Bintang andalan Chelsea, Eden Hazard, membukukan empat gol dalam empat partai terakhir di Liga Primer Inggris. Sebelumnya dia sudah puasa gol dalam 29 laga.

7. Ini kali pertama The Reds tertinggal di interval pertama partai kandang sejak Agustus 2015 (melawan West Ham United).

City Berpotensi Kehilangan Uang Rp 900 Miliar

Musim ini Manchester City yang berhasil melaju hingga babak semifinal Liga Champions, harus berusaha ekstra keras agar bisa tampil di turnamen paling elite Eropa itu. The Citizens harus bertarung dengan musuh sekota, Manchester United, agar bisa masuk ke kualifikasi Liga Champions.

Untuk sementara City berada di urutan empat klasemen meraih 65 angka, sedangkan United satu strip di belakang dengan jarak dua angka. Dengan kompetisi tersisa satu laga lagi, maka City wajib meraih kemenangan ketika menghadapi Swansea City, Minggu 15 Mei 2016.

Andai gagal lolos ke Liga Champions musim 2016-2017, maka City berpotensi kehilangan pemasukan hingga 100 pounds juta (sekitar Rp1,9 triliun). Hal itu diutarakan oleh pakar keuangan sepakbola dari Universitas Sheffield Hallam, Rob Wilson.

“City bisa saja kehilangan pendapatan sebesar 50 juta euro (sekitar Rp900 miliar). Nilai itu berdasar dari prestasi mereka musim ini yang sampai ke babak semifinal,” kata Wilson dikutip dari Foxsport.

Kendati City masih bisa berkecipung di Liga Europa, akan tetapi uang yang diterima tidaklah sebesar di Liga Champions. Dampak negatif lain bagi mereka ialah terkait dana kompensasi yang diberikan kepada pemain.

“Apa yang bakal ditawarkan oleh klub pada pemain bila mereka tidak bermain di Liga Champions?” imbuhnya.

Akan tetapi Wilson menyebut City takkan cemas soal ancaman kehilangan uang besar. Pasalnya City sendiri dimiliki oleh pengusaha kaya raya dari Abu Dhabi.