Bayern Sudah Salah Pilih Ancelotti

Semenjak kepergian Pep Guardiola, Bayern Munich tidak lagi perkasa di ajang Bundesliga Jerman. Bayern dianggap sudah membuat kesalahan dengan memilih Carlo Ancelotti sebagai pelatih.

Tiga tahun di bawah kepelatihan Guardiola, Bayern tak terbendung di liga. Bukan hanya selalu menjadi kampiun Bundesliga, Die Roten juga seperti tidak memiliki rival setara. Hal tersebut nampak dari jarak angka yang selalu mencapai dua digit dengan tim yang menjadi runner-up pada akhir musim.

Dengan komposisi pemain yang sebagian besar sama, laju Bayern rupanya tidak mulus-mulus amat pada musim ini. Di bawah asuhan Ancelotti, The Bavarians telah beberapa kali tersandung.

Di kancah Bundesliga, Bayern kini menempati urutan dua di papan klasemen sementara. Mereka di belakang tim promosi RB Leipzig dengan selisih tiga poin.

Sedangkan di arena Liga Champions, Bayern melaju ke babak perdelapan final hanya sebagai runner-up grup. Ini tak pernah terjadi di era Guardiola.

Eks pemain Bayern, Ze Roberto, yang pernah menyumbangkan empat trofi Bundesliga, merasa ragu Ancelotti bakal mencapai keberhasilan yang serupa dengan Guardiola di Bayern.

“Bayern sudah berbuat kesalahan dengan menunjuk Carlo Ancelotti,” ucap Ze Roberto kepada stasiun televisi Sport1.

“Tapi bukan hal yang mudah menemukan seseorang yang tingkatnya sama dengan Pep Guardiola, maupun seseorang yang paling tidak mempunyai filosofi yang mirip,” kata pemain asal Brasil itu.

Barcelona Ditahan Imbang Sociedad 1-1

Barcelona lagi-lagi gagal meraih hasil maksimal. Bertandang ke markas Real Sociedad, tim Katalan justru tertinggal terlebih dahulu sebelum akhirnya pulang membawa hasil 1-1.

Pada duel yang berlangsung di Anoeta Stadium, Senin (28/1/2016) dinihari WIB, kedua tim bermain seri tanpa gol di interval pertama.

Barulah di paruh kedua tuan rumah mampu memecah kebuntuan lewat Willian Jose pada menit 53. Tapi keunggulan Sociedad tak bertahan lama setelah Lionel Messi mencetak gol penyama.

Di menit ke-75 Sociedad mampu menceploskan bola ke jala Los Cules. Akan tetapi wasit menganulir gol itu lantaran dianggap sudah lebih dulu offside. Tak ada gol tambahan tercipta di sisa waktu, pertandingan selesai dengan skor 1-1.

Ini merupakan hasil seri kedua secara berturut-turut yang diraih Barca di La Liga usai pekan lalu ditahan Malaga 0-0, yang sekaligus memperpanjang kutukan Anoeta untuk Barca lantaran tak lagi pernah menang di La Liga sejak 2007 silam. Akibat hasil ini Barca sekarang terpaut lima poin dari Real Madrid di urutan tertinggi. Kedua tim bakal saling bentrok di Camp Nou, pekan depan.

Sedangkan bagi Sociedad, kegagalan menang membuat mereka gagal merangsek ke zona UCL. Raihan 23 angka yang diraih terpaut satu angka dari Atletico Madrid.

Susunan Pemain

Real Sociedad: Rulli; Martinez, Inigo, Navas, Yuri; Prieto (Canales 72), Illarra, Zurutuza; Vela, Willian Jose (Juanmi 75), Oyarzabal (Granero 85)

Barcelona: Ter Stegen; Sergi, Pique, Mascherano, Alba; Rakitic (Denis 46), Busquets, Gomes; Messi, Suarez, Neymar

Moise Kean Segera Teken Kontrak Profesional di Juventus

Juventus tak perlu cemas akan ditinggal pemain mudanya Moise Kean. Pasalnya Kean bakal teken kontrak profesional pertamanya dengan Si Nyonya Tua.

Kean akhir-akhir ini namanya mencuat usai menjalani debutnya bersama Bianconeri akhir pekan lalu menghadapi Pescara. Didikan akademi klub Turin tersebut adalah pemain pertama yang mentas di Serie A di usia 16 tahun.

Beberapa hari sesudahnya, Kean juga mencatatkan rekor anyar lain ketika menjadi pemain dari milenium baru yang pertama kali mentas di Liga Champions. Kean baru turun menghadapi Sevilla pada menit ke-84 menggantikan Miralem Pjanic.

Dinilai memiliki talenta istimewa, winger berdarah Ghana itu pun tengah jadi bahan pembicaraan. Dia diprediksi bakal menjadi bintang Juve di masa depan apabila bisa mempertahankan performa okenya.

Bahaya bagi pemuda yang namanya cepat melejit ialah mereka bisa juga tenggelam seketika. Hal tersebut juga digaransi takkan terjadi pada Kean yang dalam waktu dekat bakal menerima kontrak profesional pertama dari manajemen klub.

“Dia harus bekerja keras, giat, dan rendah hati. Bila ia bersikap baik, saya pikir itu bisa menghilangan ancaman rasisme dan ketakutan. Itu akan membuat orang-orang mendukungnya, dia 200 persen orang Italia,” ujar kakak Moise Kean, Giovanni Kean, seperti dikutip Football Italia.

“Mario Balotelli adalah idolanya, namun saya tekankan jika keduanya berbeda di atas lapangan. Moise itu ingin berkorban, dia seperti itu karena diajarkan oleh Juve,” sambungnya.

PSG Imbangi Arsenal 2-2

Arsenal tak berhasil memaksimalkan partai kandang ketika meladeni kunjungan Paris Saint-Germain. Mereka cuma meraih satu poin setelah bermain seri dengan skor 2-2.

Dalam laga yang berlangsung di Emirates, Kamis (24/11/2016) dinihari WIB, PSG menguasai laga hingga mampu memimpin lebih dulu melalui Edinson Cavani. Namun memasuki akhir babak pertama, The Gunners menyamakan skor lewat eksekusi titik putih Olivier Giroud.

Pada paruh kedua, Arsenal diuntungkan dengan kesalahan Marco Verratti yang bikin gol bunuh diri. Tapi sayang keunggulan tuan rumah pupus setelah Alex Iwobi juga melakukan gol bunuh diri untuk timnya.

Dengan tambahan satu angka untuk masing-masing tim, Les Parisiens mengisi peringkat tertinggi klasemen sementara Grup A dengan 11 angka sama dengan Arsenal di bawahnya. Ini berarti predikat juara grup bakal ditentukan sampai matchday terakhir di mana PSG akan menjamu Ludogorets, sementara Arsenal mengunjungi markas Basel.

Susunan Pemain

ARSENAL: Ospina, Gibbs, Koscielny, Mustafi, Jenkinson (Oxlade-Chamberlain 81′), Oezil, Coquelin (Walcott 80′), Ramsey, Sanchez, Giroud, Iwobi (Xhaka 78′)

PARIS ST. GERMAIN: Areola, Maxwell, Thiago Silva, Meunier, Marquinhos, Matuidi, Motta, Verratti, Kyrchowiak (Ben Arfa 72′), Lucas Moura (Jese 89′), Cavani

Prediksi Pertandingan Rostov vs Bayern Munich Liga Champions 24 November 2016

Laga seru akan tersaji di lanjutan Liga Champions tengah pekan ini, Rostov bakal menjamu tim kuat Bayern Munich di Stadion Olimp 2 Kamis, 24 November 2016 pada matchday kelima. Di pertemuan sebelumnya, Bayern membuat Rostov tak berkutik dengan menang telak lima gol tanpa balas.

Rostov

Dalam pertandingan ini Rostov tentu tak diunggulkan untuk meraih kemenangan. Kendati demikian, dengan status tak mungkin lagi lolos mereka bakal tampil lebih lepas. Bukan tak mungkin mereka bakal menjadi ancaman jika Bayern melakukan kesalahan sekecil apapun.

Bayern Munich

Sedangkan Die Roten dalam situasi yang kurang menguntungkan saat ini. Mereka dihadapkan pada fakta wajib menang jika ingin peluang lolos sebagai juara grup tetap terbuka. Pasukan armada Carlo Ancelotti juga baru saja meraih hasil negatif saat ikalah dari Borussia Dortmund 0-1 dalam lanjutan Bundesliga Jerman bertajuk Der Klassiker.

Head to head Rostov vs Bayern Munchen:
14 Sep 2016 (PLC) Bayern Munchen 5 – 0 Rostov

Lima Pertandingan Terakhir Rostov:
18 Nov 2016 (LIP) Rubin Kazan 0 – 0 Rostov
06 Nov 2016 (LIP) Rostov 4 – 1 Arsenal Tula
02 Nov 2016 (PLC) Atletico Madrid 2 – 1 Rostov
29 Okt 2016 (LIP) Amkar Perm 1 – 0 Rostov
22 Okt 2016 (LIP) Ufa 0 – 0 Rostov

Lima Pertandingan Terakhir Bayern Munchen:
20 Nov 2016 (BLJ) Borussia Dortmund 1 – 0 Bayern Munchen
05 Nov 2016 (BLJ) Bayern Munchen 1 – 1 Hoffenheim
02 Nov 2016 (PLC) PSV Eindhoven 1 – 2 Bayern Munchen
29 Okt 2016 (BLJ) Augsburg 1 – 3 Bayern Munchen
27 Okt 2016 (DFP) Bayern Munchen 3 – 1 Augsburg

Prediksi Rostov vs Bayern Munich, Susunan Pemain :

Rostov: Dzhanaev; Terentjev, Mevlja, Cesar Navas, Granat, Kalachev; Erokhin, Gatcan, Noboa; Azmoun, Poloz.

Bayern Munich: Neuer; Rafinha, Martinez, Hummels, Alaba; Kimmich, Vidal, Thiago, Muller, Lewandowski, Douglas.

Prediksi Skor Rostov vs Bayern Munich Liga Champions 24 November 2016 : 0 – 4

Enrique Bantah Barca Gagal Menang Karena Messi

Luis Enrique merasa kecewa gagal meraih kemenangan kala Barcelona menjamu Malaga dalam laga lanjutan La Liga, Minggu, 20 November 2016 dini hari WIB. Enrique menyatakan jika hasil akhir tak disebabkan oleh absennya Lionel Messi.

Menjelang laga bergulir di Camp Nou tersebut, Messi mengalami sakit sampai muntah-muntah. Tak hanya Messi, Barca juga tidak dibela Luis Suarez yang sedang terkena suspensi kartu.

Dalam laga itu, tuan rumah amat mendominasi sepanjang 2×45 menit. Dicatatkan oleh Soccerway, Barcelona mengumpulkan ball possesion sebesar 82 persen dan melepaskan 28 shots.

Enrique menolak anggapan jika timnya terlalu bergantung kepada Messi dan Suarez. Manajer berusia 46 tahun ini menyebut tak ada garansi bagi timnya akan selalu menang, meskipun ada Messi di atas lapangan.

“Bersama Messi, kami mengalami kekalahan dan kemenangan. Amat disayangkan dia tidak ikut bermain, namun tak ada hal serius. Dia berangsur fit,” kata Enrique dilansir Voetbal International.

“Kami kehilangan Leo dan Suarez, namun ini tetap skuat yang bisa memenangi pertandingan demi pertandingan. Kami bahkan mendorong Gerard Pique ke depan, namun kami gagal mendapat ganjaran yang pantas di tengah keunggulan mutlak atas lawan,” lanjutnya.

Tambahan satu poin membuat Blaugrana tak beranjak dari urutan kedua klasemen sementara La Liga dengan 26 poin dari 12 laga. Mereka terpaut empat angka dari Real Madrid di urutan teratas.

Era Baru Milan Bersama Pemain-pemain Muda

Manuel Locatelli, Davide Calabria, dan Gianluigi Donnarumma, merupakan tiga pilar belia yang dipunya AC Milan saat ini. Ketiganya menjadi tumpuan manajer baru Il Diavolo, Vincenzo Montella, dan bisa membawa Milan kembali ke prestasi terbaik.

Semenjak merengkuh trofi juara terakhir musim 2010/2011, prestasi Rossoneri memang anjlok drastis. Merosotnya sepak terjang Milan dimulai di musim 2013/2014, yang mana cuma finis di urutan 8 klasemen Serie A.

Satu tahun berselang, Milan lagi-lagi turun dan finis di peringkat 10 klasemen. Walau sedikit membaik, musim lalu Milan juga tak mampu finis di posisi papan atas. Mereka gagal mentas di Eropa karena cua menempati urutan 7 klasemen Serie A musim 2015/2016.

Kini pelan-pelan Milan mulai bangkit dari masa kelam di lima musim terakhir. Kehadiran Vincenzo Montella sebagai allenatore baru, memberikan nafas segar untuk Carlos Bacca cs.

Di era Montella, Milan nampak lebih bergairah. Mantan bomber AS Roma dan Sampdoria ini menerapkan gaya permainan baru Milan dengan sosok para pemain muda.

“Milan mengawali musim dengan amat baik. Mereka melakukan pergantian pelatih lagi, namun perubahan itu terjadi dengan sangat baik,” ujar mantan bintang Milan, Alessandro Nesta, dikutip FourFourTwo.

Alhasil, kini Milan bisa menempati peringkat ketiga. Sampai giornata ke-12 Serie A, Milan meraih delapan kemenangan dan tiga kali kalah sedangkan satu sisanya berakhir seri.

“Berbeda dari beberapa musim sebelumnya yang lebih bertumpu pada pemain tua, sekarang ini mereka mempunyai banyak pemain muda. Mereka sangat bergantung kepada para pemain muda. Ini merupakan proyek yang bagus. Saya merasa dia (Montella) adalah sosok yang tepat,” katanya.

Demi Perkuat Tim, Liverpool Bidik Arda Turan

Menjelang dibukanya jendela transfer musim dingin, isu transfer mulai berkembang. Berita terbaru melibatkan dua klub top Premier League dan La Liga yaitu Liverpool serta Barcelona.

Seperti dikutip oleh Don Balon, Liverpool sekarang ini tengah menggodok langkah untuk merekrut gelandang Barca, Arda Turan, ke Anfield awal tahun 2017 nanti.

Turan sendiri baru bergabung dengan skuat Los Cules pada 2015 dari Atletico Madrid, namun masih harus menunggu lama untuk tampil akibat sanksi transfer yang dijatuhkan FIFA pada Blaugrana.

Semenjak itu Turan sering jadi pilihan manajer, Luis Enrique, dalam skuat Barca. Namun akhir-akhir ini ia lebih sering menghangatkan bangku cadangan mengingat ketatnya persaingan di lini tengah yang diisi para bintang.

Kondisi tersebut membuka lebar kesempatan The Reds untuk membajaknya pada bulan Januari mendatang. Si Merah memang tengah fokus memperkuat tim demi target ambisi merebut titel juara Premier League akhir musim.

Sejauh musim ini, Turan total menjalani 10 laga di berbagai ajang. Gelandang internasional Turki berusia 29 tahun ini telah mendulang lima gol dalam LaLiga (2), Liga Champions (1), dan Copa Del Rey (2).

Harga Tinggi Higuain Disebut Sudah Wajar

Juventus harus merogoh kocek dalam-dalam untuk mendatangkan Gonzalo Higuain dari Napoli. Namun itu disebut manajer kondang Italia Carlo Ancelotti sudah terbukti layak.

Higuain datang usai ditebus dengan harga 90 juta euro pada bursa transfer musim panas lalu. Ia pun memecahkan rekor sebagai rekrutan termahal Italia sepanjang sejarah.

Sepanjang musim ini pemain tim nasional Argentina itu sudah mendulang sembilan gol dalam 16 penampilan di seluruh kompetisi. Memang belum sesubur musim lalu kala melesakkan 38 gol cuma dalam 42 pertandingan saja.

Namun dengan melihat sisi penyesuaian diri dengan tim baru, jumlah tersebut bisa dikatakan impresif. Ancelotti, yang sekarang membesut Bayern menganggap banderol tinggi Higuain sudah dibuktikan di atas lapangan.

“Harga yang harus dikeluarkan Juventus untuk Gonzalo Higuain itu terbukti benar. Para pemain top memiliki harganya. Dia adalah penyerang terbaik bersama (Luis) Suarez dan (Robert) Lewandowski,” katanya kepada Tuttosport dikutip Football Italia.

Terkait Lewandowski, Ancelotti menilai pemainnya tersebut berkarakter serius dan gigih, yang terlihat lewat etos kerja tingginya di lapangan. Menyangkut kans mencoba Serie A yang terkenal sulit bagi para striker, Ancelotti mengakui peluangnya amat kecil.

“Orang polandia ini merupakan seorang pemain serius. Dia bukan orang yang memulai bercanda, kendati dia memiliki relasi yang fantastis di dalam skuat,” sambung Ancelotti.

“Ia bermain amat baik, selalu membuat gol dan seorang pekerja keras.”

“Apakah dia bisa bermain di Serie A? Lewandowski adalah ikon di Bayern Munich, maka saya pikir sulit membayangkan hal tersebut terjadi. Namun di dunia sepakbola selalu ada kejutan dan anda tak tahu itu,” imbuhnya.

Icardi Harap Manajer Baru Inter Mengerti Serie A

Mauro Icardi tidak keberatan tentang siapapun yang bakal membesut Inter Milan. Dirinya hanya berpesan supaya Inter dilatih pelatih yang memahami Serie A dengan baik.

La Beneamata masih belum mempunyai manajer anyar sejak dicopotnya Frank de Boer pada awal pekan ini. Untuk sementara Inter dilatih ole Stefano Vecchi, pelatih tim Primavera Inter.

Sejumlah nama muncul akhir-akhir ini. Di antaranya ialah Stefano Pioli, Marcelino, dan Gianfranco Zola.

Klub mengumumkan paling tidak dalam 2×24 jam bakal merilis siapakah yang bakal ditunjuk. Bagaimanapun keputusan akhirnya nanti, Icardi akan menerima.

“Pemilihan tidak berada di tangan saya dan bukan saya yang memiliki hak siapa orang yang tepat. Keputusan tetap milik klub,” kata icardi seperti dikutip Football Italia.

“Jika manajer Italia yang nanti datang maka itu lebih baik karena dia sudah tahu seluk beluk liga ini. Periode Natal telah dekat dan kami tidak bisa mengalami kekalahan lagi,” tutur dia.

Sebelum ini Nerazzurri dibesut oleh manajer internasional Belanda, Frank de Boer. Di 14 paetai yang dilakoni di berbagai pentas, Inter menang lima kali, imbang dalam dua pertandingan dan tumbang tujuh kali.