Bacca Tegaskan Tak Punya Masalah Dengan Montella

Ujung tombak I Rossoneri, Carlos Bacca, menyatakan tak punya masalah dengan manajer Vincenzo Montella. Dirinya telah berbicara dengan pelatih selepas pertandingan kontra.

Milan harus tumbang ketika menjamu Sampdoria dalam lanjutan Serie A Italia. Di San Siro, Minggu (5/2/2017) malam WIB, Rossoneri menyerah dari Sampdoria dengan skor akhir 0-1.

Eksekusi penalti yang diselesaikan Luis Muriel menjadi penentu kemenangan tim tamu. Rossoneri pun masih tertahan di peringkat tujuh klasemen mengumpulkan 37 poin.

Bacca sendiri hanya merumput selama 45 menit dalam pertandingan Milan melawan Sampdoria itu. Dia memperlihatkan ketidaksukaannya akibat pergantian itu.

Walau demikian, eks pemain Sevilla ini mengungkapkan bahwa tidak ada masalah dengan Montella. Sebagai permintaan maaf, dirinya bakal mentraktir semua pemain.

“Tidak ada masalah dengan manajer,” tegas Bacca seperti dikutib dari Milan TV.

“Yang terjadi cuma dia menggantikan saya dan saya marah karena kami kalah dan saya ingin bertahan di lapangan untuk membantu tim. Saya harus menghargai keputusan pelatih dan semakin bekerja keras.”

“Kini semuanya terbuka, saya ngobrol dengannya dan saya merasa bersalah karena sudah marah.”

“Saya berkata kepada manajer apabila saya membuat kesalahan. Saya bicara kepada rekan setim saya dan saya bakal mengajak tim makan malam. Saya memilih untuk melakukan itu, karena kami adalah skuat yang kompak,” imbuhnya.

Buffon Bisa Bermain Hingga Usia 40 Tahun Lebih

Agen dari kiper veteran Gianluigi Buffon, Silvano Martina, mengatakan kliennya masih bisa merumput setelah Piala Dunia 2018 di Rusia. Keyakinan tersebut ia lihat dari antusiasme Buffon yang belum terkikis sampai sekarang.

Seperti yang kita tahu, sebelumnya Buffon mengungkapkan bila dirinya bakal mengakhiri karier selepas Piala Dunia 2018.

“Berapa lama lagi saya bakal menyelesaikan ini (karier sepakbola?) Saya ingin bermain musim ini, lalu dua musim lagi di juventus. Sesudah itu, pensiun selepas Piala Dunia 2018,” ucap Buffon saat itu.

Akan tetapi Martina sendiri sejak awal tak mempercayai ucapan Buffon itu.

“Ia bisa terus bertahan hingga 2018 dan ikut dalam Piala Dunia di Rusia. Namun menyaksikan semangat, performa, dan rasa cintanya pada olahraga ini, amat mungkin dia terus bermain setelah 2018,” kata Martina kepada Rai Sport.

Buffon baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-39 pada 28 Januari lalu. Akan tetapi sampai detik ini kapten Juventus dan tim nasional Italia itu belum kehilangan daya saing.

Sebagai kiper senior, sejatinya dia sudah pernah merasakan gelar Piala Dunia ketika Italia jadi kampiun tahun 2006 di Jerman. Di final, Italia menundukkan Prancis melalui drama adu penalti.

Sedangkan kubu Si Nyonya Tua sendiri masih belum memburu calon pengganti Buffon yang paling tepat. Pilihan sejatinya jatuh kepada kiper belia AC Milan, Gianluigi Donnarumma (17 tahun). Akan tetapi Milan disebut tidak berniat melepasnya.

“Tak mudah mendapatkan pemain dari klub besar seperti Milan. Banyak orang berkata dia bakal pergi. Namun Donnarumma sendiri nampaknya amat mencintai Milan,” tambah Martina.

Dikalahkan Barca, Atletico Tetap Optimis Bisa Tembus Final

Atletico Madrid harus menderita kekalahan ketika bersua dengan Barcelona pada leg pertama semifinal Copa del Rey. Diego Simeone optimistis timnya bisa melaju ke babak final.

Ketika menjalani duel di Vicente Calderon, Kamis (2/2/2017) dini hari WIB, Atletico harus relah kalah dengan skor akhir 1-2. Dua gol tim tamu dibuat sebelum turun minum.

Luis Suarez bikin gol lewat aksi solo run pada menit ketujuh yang kemudian ditambah Lionel Messimelalui satu tumbakan dari luar kotak penalti. Los Colchoneros cuma bisa mencetak satu gol hiburan berkat tandukan kepala Antoine Griezmann di babak kedua.

Simeone sendiri puas menyaksikan performa Atletico di paruh kedua laga. Dia masih yakin bila Diego Godin dkk. bisa menang dengan jarak dua gol agar bisa melaju ke final.

“Di paruh kedua kami lebih dekat lagi pada seperti apa permainan yang kami inginkan,” kata Simeone di Reuters.

“Saya merasa senang melihat penampilan para pemain di babak kedua, dengan intensitas dan sikap kami. Kami meninggalkan tempat ini dengan keyakinan bila kami tampil seperti itu di leg kedua, maka kami maish punya kesempatan,” imbuhnya.