Category Archives: Liga Inggris

Usai Bungkam Watford, Spurs Pede Hadapi Chelsea

Tottenham Hotspur meraih kemenangan telak 4-1 atas Watford pada dalam lanjutan Premier League, Minggu kemarin. Kemenangan itu mengangkat kepercayaan diri para penggawa Spurs jelang menghadapi Chelsea.

Harry Kane cs. bakal menjalani partai berat tengah pekan ini dengan meladeni lawatan pemuncak klasemen Chelsea di White Hart Lane, Kamis dinihari 5 Januari 2017.

“Yah, kemenangan besar kemarin membuat moral kami bertambah jelang melawan Chelsea,” kata gelandang Spurs, Dele Alli dilansir Tribal Football, Senin 2 Januari 2017.

“Kepercayaan diri para pemain tengah meingkat dan ini jadi bekal penting untuk pertadingan selanjutnya,” lanjut Dele Alli.

Dele Alli pun bertekad menyudahi tren oke Chelsea Chelsea di Premier League musim ini. The Lilywhites ingin jadi tim pertama yang mengakhiri 13 kemenenangan beruntun The Blues.

“Melawan Chelsea bakal sangat penting bagi kami. Kami harus segera fit dan berjuang sekuat tenaga. Kami wajib bermain total guna menghentikan kemenangan beruntun mereka,” tegasnya.

Spurs memang wajib meraih angka penuh jika ingin mempertahankan posisi empat besar. Sama-sama mengoleksi 39 poin, Spurs cuma unggul selisih gol dari Manchester City di urutan kelima.

Rekor Baru Cesc Fabregas

Pemain tengah Chelsea, Cesc Fabregas mencatatan rekor pribadi di kancah Premier League. Dirinya sudah mendulang 100 assist di Premier League, ketika berperan dalam gol Willian pada laga antara Chelsea vs Stoke City, Sabtu 31 Desember 2016.

Dalam partai itu The Blues sukses meraih kemenangan 4-2. Kini Chelsea makin mantap di pucuk klasemen Premeir League dengan 49 angka.

Seperti dilansir dari ESPN, kini Fabregas sudah setara dengan pemain senior macam Ryan Giggs, Frank Lampard dan Wayne Rooney. Tapi Fabregas jadi pemain paling cepat yang menyumbangkan 100 assist.

Pebola asal Spanyol itu membuat 100 assist dari 293 kali penampilan. Lalu Giggs harus menjalani 367 penampilan untuk bisa mencetak 100 assist.

Striker Manchester United, Wayne Rooney pun melewati 445 pertandingan, untuk bisa membuat 100 assist. Kemudian legenda Chelsea Frank Lampard membutuhkan 559 pertandingan guna membuat 100 assist.

Sedangkan dari sisi jumlah, Giggs masih jadi raja yang sebenarnya. Di sepanjang kariernya, pria yang pernah menjabat sebagai assisten pelatih ini membuat 162 assist. Lampard membuat 102 assist dan Rooney 101 assist.

Arsenal Tak Butuh Tambahan Pemain Lagi

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, mengindikasikan takkan memburu pemain anyar pada jendela transfer tengah musim pada Januari 2017.

Manajer internasional Prancis itu mengaku sudah puas dengan komposisi skuat yang ia punya saat ini. Bahkan dirinya mengklaim skuat yang ada sudah komplet dan siap mengarungi sisa kompetisi musim ini.

“Kami memiliki berbagai pilihan di barisan serang. Dan di lini pertahanan, kami juga belum butuh pemain baru saat ini,” kata Wenger dilansir Tribal Football, Jumat 23 Desember 2016.

Penampilan The Gunners sejauh ini terbilang cukup bersaing. The Gunners sempat menempati urutan dua klasemen sementara. Namun pada pekan ke-17, mereka anjlok ke urutan empat.

Kekalahan yang ditelan di dua pertandingan terakhir membuat Alexis Sanchez dkk. turun dengan total raihan angka 34. Terpaut sembilan angka dari penguasa klasemen sementara, Chelsea.

Tidak cuma itum Arsenal masih harus bertarung di ajang Liga Champions yang mulai memasuki babak 16 besar. Mesut Oezil dan kawan-kawan pun masih ikut serta di turnamen Piala FA.

Manchester United Memang Butuh Gol-gol Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic sukses membuktikan kualitasnya di Manchester United. Penyerang muda United, Anthony Martial, membenarkan jika timnya amat butuh gelontoran gol dari Ibrahimovic.

Pesepakbola asal Swedia itu sekarang jadi pencetak gol terbanyak untuk Setan Merah. Ibrahimovic telah menorehkan 15 gol dari 25 pertandingan di berbagai kompetisi pada musim ini.

Yang mana 11 gol di antaranya ia buat dari 16 partai Premier League. Catatan penyerang berusia 35 tahun tersebut untuk Martial sangat membantu Setan Merah dalam upayanya menembus posisi 4 besar.

“Zlatan adalah pesepakbola besar. Kendati kami tak kuasa membantunya, kami bisa belajar dari dia, berlatih dan bermain bersama dia, melihat kualitas yang dia punya saat ini dan yang sudah dibuatnya sebelum ini,” kata Martial.

“Di usianya sekarang ini, ia amat menbantu tim. Ia sudah berbuah banyak hal untuk kami. Kami harap performanya yang seperti ini semakin berlanjut karena akan membantu kami guna merangsek ke papan klasemen, yang jadi bidikan kami,” lanjutnya di situs resmi MU.

United sekarang ini berada di posisi enam klasemen sementara Premier League dengan koleksi 30 angka dari 17 laga. Tim arahan Jose Mourinho itu terpaut 13 poin dari Chelsea yang berada di posisi teratas.

Batshuayi Mampu Gantikan Peran Costa

Nemanja Matic terlihat tak terlalu gusar dengan absennya Diego Costa. Chelsea masih punya Michy Batshuayi, yang dianggap bisa memberikan dampak yang sama.

Costa mendapat skorsing otomatis usai dihadiahi kartu kuning kelimanya dalam kemenangan Chelsea atas Cystal Palace 1-0. Ini berarti, penyerang asal Spanyol itu tak bisa tampil ketika meladeni Bournemouth dalam pertandingan Boxing Day, 26 Desember.

Tak bisa dipungkiri bahwa tidak adanya Costa merupakan kerugian besar bagi The Blues. Pemain yang didatangkan dari Atletico Madrid tersebut sedang tajam-tajamnya usai mencetak 13 gol di Premier League musim ini, termasuk menjadi penentu kemenangan timnya di markas Palace dan ketika menundukkan West Brom 1-0.

Di lain pihak, Batshuayi belum diberi kesemaptan tampil starter di partai liga semenjak hengkang dari Marseille pada musim panas lalu. Terakhir pemain asal Belgia ada di skuat utama Chelsea dua bulan lalu ketika menghadapi West Ham United di ajang Piala Liga Inggris.

Walau begitu Batshuayi cukup memuaskan ketika membuat tiga gol dalam dua laga pada bulan Agustus. Matic tak meragukan kualitas Batshuayi sendiri.

“Saat anda punya pemain seperti Diego di tim, bakal sulit mendapat kesempatan karena ia tampil amat bagus dan mencetak banyak gol,” ungkap gelandang Chelsea itu kepada Standard. “Namun Michy siap memaksimalkan kesempatan ini karena ia bekerja keras setiap hari. Ia dalah sosok yang rendah hati.”

“Kami tak bisa memainkan Diego menghadapi Bournemouth namun saya harap Michy akan menjadi pemain yang menentukan pertandingan. Jika dia mampu begitu, maka bakal bagus bagi kami,” lanjut Matic.

Demi Perkuat Tim, Liverpool Bidik Arda Turan

Menjelang dibukanya jendela transfer musim dingin, isu transfer mulai berkembang. Berita terbaru melibatkan dua klub top Premier League dan La Liga yaitu Liverpool serta Barcelona.

Seperti dikutip oleh Don Balon, Liverpool sekarang ini tengah menggodok langkah untuk merekrut gelandang Barca, Arda Turan, ke Anfield awal tahun 2017 nanti.

Turan sendiri baru bergabung dengan skuat Los Cules pada 2015 dari Atletico Madrid, namun masih harus menunggu lama untuk tampil akibat sanksi transfer yang dijatuhkan FIFA pada Blaugrana.

Semenjak itu Turan sering jadi pilihan manajer, Luis Enrique, dalam skuat Barca. Namun akhir-akhir ini ia lebih sering menghangatkan bangku cadangan mengingat ketatnya persaingan di lini tengah yang diisi para bintang.

Kondisi tersebut membuka lebar kesempatan The Reds untuk membajaknya pada bulan Januari mendatang. Si Merah memang tengah fokus memperkuat tim demi target ambisi merebut titel juara Premier League akhir musim.

Sejauh musim ini, Turan total menjalani 10 laga di berbagai ajang. Gelandang internasional Turki berusia 29 tahun ini telah mendulang lima gol dalam LaLiga (2), Liga Champions (1), dan Copa Del Rey (2).

Arsenal Tak Prioritaskan Kontrak Baru Wenger

Masa kerja Arsene Wenger bakal tuntas di akhir musim ini. Walau begitu, The Gunners tidak menjadikan kontrak anyar Wenger sebagai prioritas utama saat ini.

Wenger menjalani musim ke-20nya bersama Arsenal sekaligus menjadikan dia sebagai pelatih terlama di Premier League saat ini. Kontraknya bakal tuntas pada musim panas tahun depan.

Masih belum ada sinyal ada negosiasi tentang kontrak baru dengan manajemen klub hingga detik ini. Tak pelak masa depan Wenger mulai gencar dispekulasikan.

Menyangkut kontrak baru Wenger sendiri, Chairman Arsenal Chips Keswick, mengatakan jika itu bukan prioritas utama klub. Pasalnya Arsenal dan Wenger sedang konsentrasi untuk membawa Arsenal melaju jauh di kompetisi musim ini.

Ditambah lagi Tim Gudang Peluru tengah panas-panasnya seteah meraih sembilan kemenangan dan dua hasil imbang dalam 11 laga terakhir di berbagai ajang.

“Kami semua tahu sumbangsih Arsene kepada klub selama dua dekade terakhir. Kami yakin dengan kemampuannya membawa kami lebih baik lagi,” ujar Keswick seperti dikutip Soccerway.

“Kami bakal bertemu dan berbicara soal masa depan di waktu yang tepat namun fokus kami sekarang ialah mempertahankan performa sekarang ini dan juga bersaing untuk gelar juara,” sambungnya.

Wenger sudah 10 tahun terakhir tak lagi menjuarai trofi Premier League usai terakhir merengkuhnya pada musim 2003/2004. Selama membesut The Gunners, ia mengkleksi tiga gelar Premier League dan enam Piala FA.

“Anda bisa melihat United (sepeninggal Sir Alex Ferguson). Bakal amat sulit mencari pengganti Wenger,” timpal pemilik Arsenal Stan Kroenke.

Conte dan Mourinho Buru Kemenangan Perdana

Pertarungan antara Chelsea menghadapi Manchester United adalah pertemuan kedua bagi Antonio Conte dengan Jose Mourinho. Kini siapa yang bakal keluar sebagai pemenang?

Chelsea tampil sebagai tuan rumah dengan meladeni United di Stamford Bridge, Minggu (23/10/2016) malam WIB. Hingga pekan ke-8 Premier League, The Blues ada di posisi lebih baik yakni posisi lima dengan 16 angka, dua poin di depan MU.

Tak cuma persaingan kedua tim yang menarik dilihat. Adu strategi dua pelatih: Conte dan Mourinho pastinya mendapat perhatian tersendiri. Ditambah lagi mereka baru sekali bertemu dan tak menghasilkan pemenang.

Kali pertama Conte dan Mourinho bertemu adalah pada Desember 2009 ketika masih berkarier di Italia. Saat itu Contemelatih Atalanta sementara Mourinho jadi arsitek Inter Milan.

Pada pertandingan Serie A 2009-10, Atalanta menahan imbang Inter 1-1. Nerrazzurri unggul hingga menit-menit akhir setelah Diego Milito mencetak gol di menit 15, namun kemenangan mereka pupus usai Simone Tiribocchi membuat gol penyama di 10 menit terakhir.

Cuma beberapa waktu berselang, Conte pergi dari Atalanta menyusul rentetan hasil buruk. Dia lantas menyeberang ke Siena dan belum lagi bertemu Mourinho.

Kans Conte meraih hasil maksimal didukung dengan rekor oke Chelsea melawan MU. The Blues belum terkalahkan dari tujuh pertemuan terakhir liga, yaitu tiga kali menang dan empat kali seri.

Disamping itu Chelsea adalah tim yang sudah memberi Setan Merah16 kekalahan, lebih banyak dari tim manapun di Premier League.

Kendati begitu Mourinho juga memiliki kesempatan memenangi pertarungan dengan Conte. Eks pelatih Real Madrid tersebut memenangi satu-satunya pertandingan di Stamford Bridge sebagai lawan Chelsea ketika mengantarkan Inter menang 1-0 di leg II 16 Besar Liga Champions 2009-10.

Kerap Dicadangkan, Chamberlain Siap Tinggalkan Arsenal

Alex Oxlade-Chamberlain mengaku jika dirinya bisa saja pergi dari Arsenal guna mendapat kesempatan bermain lebih banyak.

Pemain internasional Inggris tersebut berseragam Arsenal pada 2011, namun selalu gagal mendapat tempat di skuat inti. Oxlade-Chamberlain lebih kerap masuk sebagai pengganti, apalagi ia sempat cedera sehingga memaksanya tak ikut di Piala Eropa 2016.

Pelatih tim, Arsene Wenger, menyebut jika musim ini adalah momen tepat untuk mengembangkan performa Ox. Walau begitu, winger brusia 23 tahun tersebut masih saja menjadi pemain pengganti.

Walau merasa masih kerasan di Emirates Stadium, Chamberlain mengaku bakal mempertimbangkan peluang pergi jika situasiya tak segera membaik.

“Saya tidak bisa berbohong jika saya butuh lebih banyak waktu bermain. Sebagai adalah seorang pesepakbola, anda selalu ingin bermain di seluruh laga. Saya hanya menjadi saya, saya tidak senang bila tak main,” ujar Oxlade-Chamberlain pada Sky Sports.

“Akan tetapi saat ini saya fokus penuh untuk Arsenal dan masih berupaya untuk menembus tim ketika dberi kesempatan. Membantu sebagai cadangan, seperti kemarin dan membawa perbedaan.”

Pada kemenangan 3-2 menghadapi Swansea City akhir pekan lalu, Chamberlain cuma merumput selama delapan menit terakhir.

“Belum ada pikiran sampai di situ (meninggalkan Arsenal), saya sepenuhnya fokus musim ini, menjalankan pekerjaan saya. Di akhir musim, manajer bakal mengevaluasi pemain. Saya baru akan memikirkan itu nanti,” lanjut Ox.

Willian Bakal Senang Pensiun di Chelsea

Willian Borges merasa amat kerasan di Chelsea dan menyukai suasana Premier League. Ia lantar berharap bisa berlama-lama berseragam Chelsea, jika perlu hingga gantung sepatu.

Si pemain mulai bermain untuk Chelsea dari 2013/2014 silam. Semenjak itu ia jadi salah seorang bagian utama dari skuat klub asal London barat tersebut.

Pemain asal Brasil tersebut sudah bermain sebanyak 146 kali bersama The Blues sejauh ini, dengan sumbangan 21 gol dan 22 assist di berbagai kompetisi. Ia turut mengantarkan Chelsea menjuarai trofi Premier League dan Piala Liga Inggris pada musim 2014/2015 lalu.

Di jendela transfer musim panas kemarin Willian sempat diisukan jadi bidikan Paris Saint-Germain. Mengaku sadar ada ketertarikan dari raksasa Prancis itu, Willian menegaskan komitmennya di Stamford Bridge.

“Saya sempat mendengar kabar terakit ketertarikan dari PSG, namun saya tidak pernah mendapat penawaran yang nyata. Keluarga saya merasa nyaman berada di London dan saya betul-betul menyukai Premier League, yang tak lain adalah liga terbaik di dunia bagi saya,” katanya kepada France Football.

“Saya masih harus bertumbuh dan kami memperagakan sepakbola indah. Saya ingin menyelesaikan kontrak di klub untuk seluruh alasan ini.”

“Mungkin saya bahkan bisa menandatangani perpanjangan kontrak jika klub menginginkan saya bertahan. Saya merasa sangat terhormat bisa menyelesaikan perjalanan sepakbola di klub besar seperti Chelsea,” imbuhnya seperti dikutip Soccerway.

Willian sekarang ini masih memiliki kontrak dengan Si Biru hingga 2020 mendatang.