Category Archives: Piala Dunia

Montolivo Dicemooh, Buffon Membela

Laga antara Italia menghadapi Spanyol beberapa waktu lalu bukan momen yang menyangkan bagi Riccardo Montolivo. Sudah kritik, ia mengalami cedera pula.

Montolivo digotong keluar lapangan pada paruh pertama dalam duel yang berkesudahan 1-1 itu. Montolivo mendapat cedera anterior cruciate ligament di lututnya. Ia terpaksa naik meja operasi dan harus menepi selama lima sampai enam bulan.

Namun tak cuma itu kisah Montolico di laga tersebut. Sebelum ditandu akibat cedera, ia juga dicemooh oleh tifosi Italia yang merasa tidak puas dengan performa pesepakbola berusia 31 tahun itu.

Gianluigi Buffon sebagai penjaga gawang sekaligus kapten timnas Italia, mengaku heran dengan kritikan tersebut. Buffon pun langsung memberi pembelaan untuk Montolivo.

“Yang pertama saya mendoakan Riccardo semoga dia segera sembuh,” ujar Buffon seperti dilansir Football Italia.

“Saya juga tidak habis pikir bagaimana orang-orang mencemooh Montolivo saat dia bermain bersama tim nasional. Padahal, ia selalu sepenuh hati bersama kami.”

“Ia beberapa kali mendapat cedera parah saat memperkuat Italia di laga internasional, namun dai tak pernah bermain setengah-setengah,” kata Buffon.

Kiprah Montolivo bersama timnas diawali dari level junior, yang mana ia terlebih dulu membela tim U-16, U-18, U-19, dan U-21. Di tahun 2007 ia mengawali debutnya untuk timnas senior dalam pertandingan menghadapi Afrika Selatan.

Semenjak itu Montolivo telah mencatatkan 64 caps bersama Gli Azzurri plus sumbangan 2 gol.

Chiellini Absen, Spanyol Beruntung

Spanyol bisa dibilang sangat berharap bisa meraih hasil sempurna ketika menghadapi Italia. Pasalnya Gli Azzurri bermain tanpa kehadiran palang pintu utama Giorgio Chiellini.

Chiellini menerima kartu merah ketika Italia meraih kemanangan 3-1 di markas Israel dalam partai pertama Kualifikasi Piala Dunia 2018 bulan lalu. Dia mdihadiahindua kartu kuning dan tampil di bawah standar

Salah satu buktinya ialah gol balasan Israel yang dilesakkan Tal Ben Haim tak lepas dari kesalahan Chiellini ketika menguasai bola.

Kini Italia memiliki pekerjaan berat ketika harus berhadapan dengan Spanyol di pertandingan kedua mereka yang dihelat di Juventus Stadium, Jumat (7/10/2016) dinihari WIB besok. Tidak adanya Chiellini, Diego Costa yang sedang bersinar bisa kian merajalela dan memberikan teror untuk lini belakang mereka.

Total Costa telah menorehkan enam gol di liga plus memengemas dua gol bagi tim matador ketika menang telak 8-0 atas Lichtenstein bulan lalu.

Ditambah lagi kenyataan jika Chiellini tampil oke kala terakhir kali kedua tim bersua di 16 besar Piala Eropa lalu, yang mana bek milik Juve itu mencetak satu dari dua gol kemenangan timnya.

Tak pelak bila absennya Chiellini disambut suka cita kubu La Furia Roja yang menyebut kesempatan menang mereka akan lebih besar.

“Absennya Chiellini bakal menjadi keuntungan bagi kami,” ujar kiper Spanyol, Pepe Reina, seperti dikutip Calciomercato.

Panasnya Rivalitas Argentina vs Chile

Duel seru akan tersaji di laga penyisihan Grup D Copa America Centenario 2016 yang mana Argentina bakal menghadapi juara bertahan Chile di Levi’s Stadium, Santa Clara, Selasa pagi WIB, 7 Juni 2016.

Ajang balas dendam menyelimuti pertandingan ini. Sebabnya, ini adalah laga ulangan final Copa America, tahun lalu. Ketika itu La Roja sukses mengatasi perlawanan Albiceleste untuk menjadi juara.

Dengan sejumlah pemain bintang yang dipunya, Argentina sejatinya lebih difavoritkan jelang pertarungan di Estadio Nacional, Santiago, 4 Juli 2015. Akan tetapi Chile bisa memaksimalkan keuntungan sebagai tuan rumah.

Skor seri tanpa gol bertahan sampai perpanjangan tambahan. Chile akhirnya berhasil keluar sebagai kampiun setelah menang dengan skor 4-1 melalui adu penalti.

Itu merupakan trofi internasional perdana untuk Chile. Sedangkan Argentina harus menunggu gelar lebih lama lagi sejak kali terakhir juara tahun 1993.

Dicatatkan oleh 11v11.com, Argentina amat digdaya bila menilik pertemuan dengan Chile. Dari 87 kali bersua, Tim Tanggo unggul dengan 58 kemenangan, 22 imbang dan sisanya dimenangkan Chile.

Berikut INi 10 pertemuan terakhir Argentina vs Chile:

24 Maret 2016: Chile 1-2 Argentina (Kualifikasi Piala Dunia)
4 Juli 2015: Chile 0-0 (4-1 penalti) Argentina (Copa America)
16 Oktober 2012: Chile 1-2 Argentina (Kualifikasi Piala Dunia)
7 Oktober 2011: Argentina 4-1 Chile (Kualifikasi Piala Dunia)
15 Oktober 2008: Chile 1-0 Argentina (Kualifikasi Piala Dunia)
13 Oktober 2007: Argentina 2-0 Chile (Kualifikasi Piala Dunia)
19 April 2007: Argentina 0-0 Chile (Persahabatan)
13 Oktober 2004: Chile 0-0 Argentina (Kualifikasi Piala Dunia)
6 September 2003: Argentina 2-2 Chile (Kualifikasi Piala Dunia)
15 November 2000: Chile 0-2 Argentina (Kualifikasi Piala Dunia)

Messi Menggenapkan Koleksi Golnya Di Gawang Bolivia

Lionel Messi menjadi andil dalam kemenangan Argentina atas Bolivia 2-0. Satu gol yang dicetak Messi semakin menyempurnakan koleksi golnya bersama timnas Argentina menjadi 50 gol.

Melakukan pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018, Argentina berhadapan dengan Bolivia di kandangnya sendiri, Stadion Mario Kempes, Rabu (30/3/2016) pagi WIB. Tim tuan rumah tampak mendominasi di sepanjang pertandingan sebelum akhirnya membuahkan gol pertamanya di menit ke-20 dari gol Gabriel Mercado.

Setelah 10 menit berlalu dari gol pertama, Messi kembali menambah keunggulan skor menjadi 2-0 dari tendangan penalti. Wasit memberikan tendangan titik putih kepada Argentina dari pelanggaran yang dilakukan oleh Ronald Eguino kepada Ever Banega di area kotak penalti.
Hadir sebagai penendang penalti, Lionel Messi pun melepaskan tendangan kaki kiri yang arahnya masih terbaca oleh kiper Carlos Lampe. Namun karena laju bola yang sangat kencang, bola pun tidak dapat dihalau kiper hingga sukses bersarang di gawang Carlos Lampe.

Berdasarkan catatan ESPN, gol tersebut merupakan gol ke-50 Messi dalam 107 penampilan bersama Argentina sejak tahun 2005. Pemain terbaik dunia yang sudah meraih lima gelar tersebut telah memperpendek jarak dengan topskorer sepanjang masa Gabriel Batistuta yang mengemas 56 gol.

Kemenangan ini membuat Argentina melangkah naik ke peringkat ketiga klasemen zona CONMEBOL dengan mengkoleksi 11 poin dari enam pertandingan. Argentina masih tertinggal dua angka dari Ekuador dan Uruguay yang berada di peringkat kedua teratas.

“Perjalanan kami masih amat jauh, yang terpenting adalah kami harus selalu memenangkan pertandingan namun tetap berada di jalur yang tepat,” ujar Messi yang dikutip Reuters.

“Gol ke-50 ini membuat saya senang karena gol tersebut juga menambahkan keunggulan kami di pertandingan tersebut. Kemenangan ini akan terus membuat kami lebih berkembang nantinya,” tandasnya.