manchester city

City Berpotensi Kehilangan Uang Rp 900 Miliar

Musim ini Manchester City yang berhasil melaju hingga babak semifinal Liga Champions, harus berusaha ekstra keras agar bisa tampil di turnamen paling elite Eropa itu. The Citizens harus bertarung dengan musuh sekota, Manchester United, agar bisa masuk ke kualifikasi Liga Champions.

Untuk sementara City berada di urutan empat klasemen meraih 65 angka, sedangkan United satu strip di belakang dengan jarak dua angka. Dengan kompetisi tersisa satu laga lagi, maka City wajib meraih kemenangan ketika menghadapi Swansea City, Minggu 15 Mei 2016.

Andai gagal lolos ke Liga Champions musim 2016-2017, maka City berpotensi kehilangan pemasukan hingga 100 pounds juta (sekitar Rp1,9 triliun). Hal itu diutarakan oleh pakar keuangan sepakbola dari Universitas Sheffield Hallam, Rob Wilson.

“City bisa saja kehilangan pendapatan sebesar 50 juta euro (sekitar Rp900 miliar). Nilai itu berdasar dari prestasi mereka musim ini yang sampai ke babak semifinal,” kata Wilson dikutip dari Foxsport.

Kendati City masih bisa berkecipung di Liga Europa, akan tetapi uang yang diterima tidaklah sebesar di Liga Champions. Dampak negatif lain bagi mereka ialah terkait dana kompensasi yang diberikan kepada pemain.

“Apa yang bakal ditawarkan oleh klub pada pemain bila mereka tidak bermain di Liga Champions?” imbuhnya.

Akan tetapi Wilson menyebut City takkan cemas soal ancaman kehilangan uang besar. Pasalnya City sendiri dimiliki oleh pengusaha kaya raya dari Abu Dhabi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *