Tag Archives: Chelsea

Conte Waspadai Penuh Paul Pogba

Antonio Conte akui timnya bakal mengawasi secara khusus pergerakan pemain tengah Manchester United, Paul Pogba. Manajer Chelsea itu menilai Pogba merupakan salah satu kunci kebangkitan MU musim ini.

Conte memang sangat familiar dengan sosok Pogba. pasalnya dialah yang mengembangkan talenta gelandang asal Prancis tersebut semenjak hijrah ke Juventus tahun 2002.

Tapi kali ini keduanya akan bertemu sebagai pihak yang bermusuhan. Conte mendarat ke Chelsea musim panas kemarin, sedangkan Pogba pulang ke Old Trafford menyandang predikat pemain termahal dunia.

“Kita bicara tentang seorang pemain yang luar biasa. Pemain yang selalu memperlihatkan kehebatannya di segala situasi,” kata Conte seperti dilansir Soccerway.

“Dirinya memiliki tehnik bagus, fisik kuat dan stamina hebat. Kami harus menjaga dia, apalagi ketika dia berada dalam kotak penalti lawan,” ujar Conte menambahkan.

Walau begitu Conta tak ingin hanya fokus pada satu pemain saja. Apalagi Setan Merah bakal memainkan tim terbaiknya untuk lolos ke empat besar Piala FA.

“Sudah pasti kami akan mewaspadai semua pemain MU, kami telah mempelajari performa mereka. Kami sadar Mu amat tangguh akhir-akhir ini,” ucap Conte.

Rekor Baru Cesc Fabregas

Pemain tengah Chelsea, Cesc Fabregas mencatatan rekor pribadi di kancah Premier League. Dirinya sudah mendulang 100 assist di Premier League, ketika berperan dalam gol Willian pada laga antara Chelsea vs Stoke City, Sabtu 31 Desember 2016.

Dalam partai itu The Blues sukses meraih kemenangan 4-2. Kini Chelsea makin mantap di pucuk klasemen Premeir League dengan 49 angka.

Seperti dilansir dari ESPN, kini Fabregas sudah setara dengan pemain senior macam Ryan Giggs, Frank Lampard dan Wayne Rooney. Tapi Fabregas jadi pemain paling cepat yang menyumbangkan 100 assist.

Pebola asal Spanyol itu membuat 100 assist dari 293 kali penampilan. Lalu Giggs harus menjalani 367 penampilan untuk bisa mencetak 100 assist.

Striker Manchester United, Wayne Rooney pun melewati 445 pertandingan, untuk bisa membuat 100 assist. Kemudian legenda Chelsea Frank Lampard membutuhkan 559 pertandingan guna membuat 100 assist.

Sedangkan dari sisi jumlah, Giggs masih jadi raja yang sebenarnya. Di sepanjang kariernya, pria yang pernah menjabat sebagai assisten pelatih ini membuat 162 assist. Lampard membuat 102 assist dan Rooney 101 assist.

Batshuayi Mampu Gantikan Peran Costa

Nemanja Matic terlihat tak terlalu gusar dengan absennya Diego Costa. Chelsea masih punya Michy Batshuayi, yang dianggap bisa memberikan dampak yang sama.

Costa mendapat skorsing otomatis usai dihadiahi kartu kuning kelimanya dalam kemenangan Chelsea atas Cystal Palace 1-0. Ini berarti, penyerang asal Spanyol itu tak bisa tampil ketika meladeni Bournemouth dalam pertandingan Boxing Day, 26 Desember.

Tak bisa dipungkiri bahwa tidak adanya Costa merupakan kerugian besar bagi The Blues. Pemain yang didatangkan dari Atletico Madrid tersebut sedang tajam-tajamnya usai mencetak 13 gol di Premier League musim ini, termasuk menjadi penentu kemenangan timnya di markas Palace dan ketika menundukkan West Brom 1-0.

Di lain pihak, Batshuayi belum diberi kesemaptan tampil starter di partai liga semenjak hengkang dari Marseille pada musim panas lalu. Terakhir pemain asal Belgia ada di skuat utama Chelsea dua bulan lalu ketika menghadapi West Ham United di ajang Piala Liga Inggris.

Walau begitu Batshuayi cukup memuaskan ketika membuat tiga gol dalam dua laga pada bulan Agustus. Matic tak meragukan kualitas Batshuayi sendiri.

“Saat anda punya pemain seperti Diego di tim, bakal sulit mendapat kesempatan karena ia tampil amat bagus dan mencetak banyak gol,” ungkap gelandang Chelsea itu kepada Standard. “Namun Michy siap memaksimalkan kesempatan ini karena ia bekerja keras setiap hari. Ia dalah sosok yang rendah hati.”

“Kami tak bisa memainkan Diego menghadapi Bournemouth namun saya harap Michy akan menjadi pemain yang menentukan pertandingan. Jika dia mampu begitu, maka bakal bagus bagi kami,” lanjut Matic.

Conte dan Mourinho Buru Kemenangan Perdana

Pertarungan antara Chelsea menghadapi Manchester United adalah pertemuan kedua bagi Antonio Conte dengan Jose Mourinho. Kini siapa yang bakal keluar sebagai pemenang?

Chelsea tampil sebagai tuan rumah dengan meladeni United di Stamford Bridge, Minggu (23/10/2016) malam WIB. Hingga pekan ke-8 Premier League, The Blues ada di posisi lebih baik yakni posisi lima dengan 16 angka, dua poin di depan MU.

Tak cuma persaingan kedua tim yang menarik dilihat. Adu strategi dua pelatih: Conte dan Mourinho pastinya mendapat perhatian tersendiri. Ditambah lagi mereka baru sekali bertemu dan tak menghasilkan pemenang.

Kali pertama Conte dan Mourinho bertemu adalah pada Desember 2009 ketika masih berkarier di Italia. Saat itu Contemelatih Atalanta sementara Mourinho jadi arsitek Inter Milan.

Pada pertandingan Serie A 2009-10, Atalanta menahan imbang Inter 1-1. Nerrazzurri unggul hingga menit-menit akhir setelah Diego Milito mencetak gol di menit 15, namun kemenangan mereka pupus usai Simone Tiribocchi membuat gol penyama di 10 menit terakhir.

Cuma beberapa waktu berselang, Conte pergi dari Atalanta menyusul rentetan hasil buruk. Dia lantas menyeberang ke Siena dan belum lagi bertemu Mourinho.

Kans Conte meraih hasil maksimal didukung dengan rekor oke Chelsea melawan MU. The Blues belum terkalahkan dari tujuh pertemuan terakhir liga, yaitu tiga kali menang dan empat kali seri.

Disamping itu Chelsea adalah tim yang sudah memberi Setan Merah16 kekalahan, lebih banyak dari tim manapun di Premier League.

Kendati begitu Mourinho juga memiliki kesempatan memenangi pertarungan dengan Conte. Eks pelatih Real Madrid tersebut memenangi satu-satunya pertandingan di Stamford Bridge sebagai lawan Chelsea ketika mengantarkan Inter menang 1-0 di leg II 16 Besar Liga Champions 2009-10.

Willian Bakal Senang Pensiun di Chelsea

Willian Borges merasa amat kerasan di Chelsea dan menyukai suasana Premier League. Ia lantar berharap bisa berlama-lama berseragam Chelsea, jika perlu hingga gantung sepatu.

Si pemain mulai bermain untuk Chelsea dari 2013/2014 silam. Semenjak itu ia jadi salah seorang bagian utama dari skuat klub asal London barat tersebut.

Pemain asal Brasil tersebut sudah bermain sebanyak 146 kali bersama The Blues sejauh ini, dengan sumbangan 21 gol dan 22 assist di berbagai kompetisi. Ia turut mengantarkan Chelsea menjuarai trofi Premier League dan Piala Liga Inggris pada musim 2014/2015 lalu.

Di jendela transfer musim panas kemarin Willian sempat diisukan jadi bidikan Paris Saint-Germain. Mengaku sadar ada ketertarikan dari raksasa Prancis itu, Willian menegaskan komitmennya di Stamford Bridge.

“Saya sempat mendengar kabar terakit ketertarikan dari PSG, namun saya tidak pernah mendapat penawaran yang nyata. Keluarga saya merasa nyaman berada di London dan saya betul-betul menyukai Premier League, yang tak lain adalah liga terbaik di dunia bagi saya,” katanya kepada France Football.

“Saya masih harus bertumbuh dan kami memperagakan sepakbola indah. Saya ingin menyelesaikan kontrak di klub untuk seluruh alasan ini.”

“Mungkin saya bahkan bisa menandatangani perpanjangan kontrak jika klub menginginkan saya bertahan. Saya merasa sangat terhormat bisa menyelesaikan perjalanan sepakbola di klub besar seperti Chelsea,” imbuhnya seperti dikutip Soccerway.

Willian sekarang ini masih memiliki kontrak dengan Si Biru hingga 2020 mendatang.

Courtois Merasa Bahagia di Chelsea

Menyangkut berita tentang dirinya akan kembali ke Spanyol, Thibaut Courtois menyatakan jika rasa bahagianya adalah terus bermain untuk Chelsea.

Baru-baru ini pemain asal Belgia itu mengutarakan niatnya untuk bisa merumput lagi di La Liga, kompetisi yang membawa dia bersinar dari 2011 sampai 2014 bersama Atletico Madrid.

Selama memperkuat Atletico, Courtois mempersembahkan titel juara La Liga, Liga Europa, Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa, dan finalis Liga Champions, sebelum pulang lagi ke Stamford Bridge dua musim lalu.

Niatan Courtois untuk kembali ke ranah Spanyol tentu menyangkut isu ketertarikan Real Madrid kepada kiper nomor satu Belgia tersebut.

Sontak saja ungkapan Courtois langsung membuat fans The Blues cemas mengingat posisinya yang tidak tergantikan saat ini dan merupakan pemain penting di dalam skuat.

Tak ingin masa depannya digoyang gara-gara hal itu, Courtois pun mengungkapkan pernyatannya itu sambil menegaskan apabila masa depannya ialah tetap bersama Si Biru.

“Saya sadar jika ini membuat keributan di antara fans Chelsea,” ujar Courtois seperti dikutip Mirror.

“Namun terkait keinginan saya kembali ke Spanyol suatu saat itu bisa jadi setelah saya pensiun,” sambungnya.

“Saya sekarang sangat bahagia di Chelsea. Kita tunggu saja berapa lama. Namun saya bermimpi meraih banyak trofi di klub ini,” tutupnya.

Courtois telah bermain sebanyak 74 pertandingan di berbagai ajang dalam dua tahun belakangan ini.

Chelsea Masih Jadi Mimpi Buruk Arsenal

Chelsea tengahh sulit ditundukkan oleh Arsenal ketika menjalani laga di Emirates Stadium. The Blues diklaim menjadi kutukan bagi The Gunners.

Arsenal meladeni Chelsea pada Sabtu (24/9/2016) pukul 23.30 malam WIB. Saat ini posisi mereka masih sama dengan mengkoleksi 10 poin dari lima pertandingan yang dijalani.

Kedua tim sama-sama memiliki modal oke jelang laga tersebut. Mereka baru saja meraih hasil maksimal saat bertanding di ajang Piala Liga Inggris.

Arsenal menang dengan skor telak 4-0 ketika bertemu dengan Nottingam Forest. Sementara Chelsea mendepak Leicester City dengan skor meyakinkan 4-2 meski sampai harus melewati babak perpanjangan waktu.

Terkait rekor pertemuan, Si Biru sedang sulit dikalahkan oleh Tim Gudang Peluru dalam 10 pertemuan terakhir. Chelsea berhasil menang sebanyak enam kali, tiga seri dan cuma satu kali tunduk dari pasukan armada Arsene Wenger itu.

Pelatih internasional Inggris yang juga menjadi pundit, Harry Redknapp, mengatakan jika Arsenal memang tengah berada dalam bayang-bayang kutukan sulit menang atas Chelsea.

“Chelsea seperti kutukan bagi Arsenal di beberapa musim terakhir dan saya meyakini jika Arsene Wenger dan para pemain berpikiran tentang hal itu,” kata Wenger di Metro.

“Saya merasa Chelsea saat ini lebih tangguh secara mental dan fisik daripada Arsenal. John Terry tentu menjadi kehilangan besar apabila dia tak bermain. Namun Chelsea adalah kesatuan yang lebih kuat,” imbuhnya.

Kante Sempat Digoda Mourinho Gabung MU

N’Golo Kante mengakui dirinya sempat digoda Jose Mourinho agar mau bergabung ke Manchester United musim panas lalu. Akan tetapi ternyata tawaran Chelsea yang lebih menggoda dirinya.

Kante merupakan salah seorang kunci keberhasilan Leicester City memenangi Premier League musim lalu. Wajar saja apabila Kante langsung menjadi bidikan para klub top Eropa di bursa transfer lalu.

Pada prosesnya Chelsea lah yang sukses mendaratkan jasa Kante setelah menebusnya seharga 30 juta poundsterling kepada Leicester. Sejauh ini keputusan The Blues merekrut Kante terbilang tepat karena dia selalu tampil penuh di tiga laga pertama di Premier League.

Tapi siapa yang tahu Kante sempat mementahkan tawaran Mourinho gabung ke Manchester United sebelum akhirnya berlabuh di Stamford Brigde. Padahal bisa dikatakan, United sedikit unggul dengan menawarkan kompetisi Liga Europa.

“Luar biasa saat mengetahui Mourinho menghubungi saya, walau saya telah diberitahu bagaimana dia akan merayu saya,” ujar Kante di Soccerway.

“Saya lalu mendengar penjelasan dia kenapa saya harus pindah ke United,” sambungnya.

“Namun pada ketika itu saya masih ragu antara bertahan di Leicester atau bergabung dengan Chelsea.”

“Saya sedang melakukan pembicaraan dengan mereka. Namun saat saya berbicara dengan mereka, saya memiliki keyakinan yang bagus tentang Conte.”

Fakta Menarik Laga Liverpool vs Chelsea

Pertarungan sengit antara Liverpool kontra Chelsea pada lanjutan Liga Primer Inggris, Kamis 12 Mei 2016, tuntas sama kuat. Kedudukan seri 1-1 menyudahi jalannya pertarungan di Anfield Stadium.

Eden Hazard sempat mengantarkan Chelsea memimpin terlebih dahulu pada menit ke-32. Christian Benteke yang masuk sebagai pemain pengganti menyelamatkan muka Liverpool berkat golnya di masa injury time.

Hasil tersebut tak merubah posisi kedua tim di peringkat delapan dan sembilan klasemen Premier League. Liverpool di urutan delapan dengan 59 angka dari 37 pertandingan, disusul Chelsea dengan raihan 49 poin.

Berikut beberapa fakta menarik pertandingan Liverpool vs Chelsea:

1. Juergen Klopp baru saja menjalani 50 laga sebagai juru taktik Liverpool dengan rincian 23 kali menang, 15 seri dan 12 kali tumbang.

2. Liverpool jadi tim Inggris paling subur tahun 2016 dengan cetakan 40 gol, unggul atas West Ham United (36 gol) dan Chelsea (35 gol).

3. Liverpool tak pernah clean sheet di 10 pertemuan sebelumnya kontra Chelsea di Liga Primer Inggris.

4. Sepanjang musim ini Liverpool sudah membuat 5 gol di masa injury tim atau terbanyak daripada tim lain.

5. Chelsea kemasukan lebih dari 50 gol di liga atau yang pertama kalinya sejak 19 tahun silam.

6. Bintang andalan Chelsea, Eden Hazard, membukukan empat gol dalam empat partai terakhir di Liga Primer Inggris. Sebelumnya dia sudah puasa gol dalam 29 laga.

7. Ini kali pertama The Reds tertinggal di interval pertama partai kandang sejak Agustus 2015 (melawan West Ham United).