Tag Archives: jose mourinho

United Tak Berencana Boyong Bek Baru

Manchester United tak bisa memainkan Eric Bailly untuk dua bulan ke depan. Akan tetapi hal tersebut tidak membuat Setan Merah berencana untuk memboyong seorang bek anyar.

Bailly harus memperkuat timnas Pantai Gading di Piala Afrika 2017 yang bergulir di Gabon, 14 Januari-5 Februari 2017. Berapa lama dia absen bakal menepi terganung pada pencapaian negaranya di kompetisi tersebut.

United sempat dirumorkan memburu Jose Fonte (Southampton) dan Victor Lindelof (Benfica) di jendela musim dingin guna menambal lubang yang ditinggalkan Bailly. Akan tetapi pelatih Jose Mourinho menggaransi klubnya tidak akan mencari bek baru pada bulan ini.

Selama Bailly menepi, Mourinho bakal menurunkan Phil Jones, Chris Smalling, dan Marcos Rojo secara bergantian. Dirinya masih memiliki Daley Blind dan Michael Carrick yang juga bisa bermain sebagai bek tengah.

“Tidak, memilih untuk menunggu Bailly. Saya harap tiga pemain itu (Jones, Smalling, Rojo) mampu mengontrol situasi dalam delapan pertandingan tersebut,” ujar Mourinho di Sky Sports.

“Saya akan mencoba untuk melakukan rotasi pada mereka di setiap laga. Pada hari Sabtu (melawan Reading di Piala FA), saya akan mengistirahatkan satu, menghadapi Hull (di leg pertama semifinal Piala Liga Inggris) mengistirahatkan yang lain,” jelasnya.

“Kami bakal mengganti satu sama lain di antara tiga pemain ini. Kami masih memiliki Daley Blind sebagai pilihan keempat, apabila kami butuh dia bermain di tempat itu. Kami punya Michael Carrick, maka mari kita coba,” kata Mourinho.

Conte dan Mourinho Buru Kemenangan Perdana

Pertarungan antara Chelsea menghadapi Manchester United adalah pertemuan kedua bagi Antonio Conte dengan Jose Mourinho. Kini siapa yang bakal keluar sebagai pemenang?

Chelsea tampil sebagai tuan rumah dengan meladeni United di Stamford Bridge, Minggu (23/10/2016) malam WIB. Hingga pekan ke-8 Premier League, The Blues ada di posisi lebih baik yakni posisi lima dengan 16 angka, dua poin di depan MU.

Tak cuma persaingan kedua tim yang menarik dilihat. Adu strategi dua pelatih: Conte dan Mourinho pastinya mendapat perhatian tersendiri. Ditambah lagi mereka baru sekali bertemu dan tak menghasilkan pemenang.

Kali pertama Conte dan Mourinho bertemu adalah pada Desember 2009 ketika masih berkarier di Italia. Saat itu Contemelatih Atalanta sementara Mourinho jadi arsitek Inter Milan.

Pada pertandingan Serie A 2009-10, Atalanta menahan imbang Inter 1-1. Nerrazzurri unggul hingga menit-menit akhir setelah Diego Milito mencetak gol di menit 15, namun kemenangan mereka pupus usai Simone Tiribocchi membuat gol penyama di 10 menit terakhir.

Cuma beberapa waktu berselang, Conte pergi dari Atalanta menyusul rentetan hasil buruk. Dia lantas menyeberang ke Siena dan belum lagi bertemu Mourinho.

Kans Conte meraih hasil maksimal didukung dengan rekor oke Chelsea melawan MU. The Blues belum terkalahkan dari tujuh pertemuan terakhir liga, yaitu tiga kali menang dan empat kali seri.

Disamping itu Chelsea adalah tim yang sudah memberi Setan Merah16 kekalahan, lebih banyak dari tim manapun di Premier League.

Kendati begitu Mourinho juga memiliki kesempatan memenangi pertarungan dengan Conte. Eks pelatih Real Madrid tersebut memenangi satu-satunya pertandingan di Stamford Bridge sebagai lawan Chelsea ketika mengantarkan Inter menang 1-0 di leg II 16 Besar Liga Champions 2009-10.

Madrid Juara UCL, Dosa Benitez Terhapus

Real Madrid membuat start yang buruk di awal musim Rafael Benitez. Cuma gelar Liga Champions lah yang bisa menghapus dosa eks juru taktiknya itu.

Awal musim ini Benitez datang untuk menggantikan posisi Carlo Ancelotti. Mulanya Benitez mampu mengantarkan Los Blancos melaju mulus dan merajai papan klasemen.

Akan tetapi serangkaian hasil minor dialami Madrid sejak Oktober, performa tim jadi kurang eksplosif plus renggangnya hubungan dengan pilar-pilar inti memaksa Benitez menanggalkan jabatan di awal tahun 2016.

Kemudian datang Zinedine Zidane yang awalnya dipandang remeh mampu membangkitkan semangat tim mengingat minimnya pengalaman. Akan tetapi Zizou membayar keraguan itu dengan membawa Madrid ke babak final Liga Champions dan bertarung memperebutkan titel La Liga Spanyol bersama Barca hingga jornada terakhir.

Melihat tipisnya kesempatan menjadi kampiun liga karena kartu kini dipegang Barca, maka trofi Liga Champions akan menjadi akhir manis untuk musim Madrid yang angin-anginan.

“Zidane datang terlambat di tengah-tengah musim namun dia memberikan efek besar dalam merubah dinamika di dalam klub,” ujar mantan pelatih Madrid Jose Mourinho seperti dikutip Soccerway.

“Apabila dia menjuarai Liga Champions, semua orang akan lupa dengan semua masalah yang muncul sebelum pergantian tahun, sebelum berganti pelatih, dan orang-orang cuma akan mengingat trofi Liga Champions ke-11,” sambungnya.

“Zidane telah membawa timnya ke babak final bagi tim yang start awalnya berbeda daripada sekarang, maka ini adalah peluang bagus untuk menghapus segala keburukan musim ini.”

Cristiano Ronaldo cs. bakal bentrok dengan rival sekota Atletico Madrid di San Siro pada 28 Mei mendatang.