Tag Archives: manchester city

Nolito Selangkah Lagi Gabung Manchester City

Rumor mendekatnya Nolito ke Manchester City nampaknya bukan sekadar kabar burung saja. Nolito konon tinggal sedikit lagi menyelesaikan transfernya di musim panas.

Penyerang berusia 29 tahun itu sekarang ini masih punya kontrak di Celta Vigo hingga tahun 2019. Namun dalam kontraknya terdapat klausul penjualan sebesar 18 juta euro (sekitar Rp 270 miliar).

City gencar diberitakan bakal menebus klausul itu dan kabarnya bakal mengganjar si pemain dengan kontrak tiga tahun. Hadirnya nahkoda baru City Pep Guardiola menjadi faktor pendorong Nolito bersedia gabung City.

Pasalnya adalah Guardiola yang memberikannya debut di tim senior Barcelona tahun 2010 silam usai tiga tahun bergelut di Barcelona B.

Sekarang mendaratnya Nolito ke Etihad Stadium diprediksi cuma tinggal menanti waktu lantaran City dan Celta sudah sepakat soal transfer si pemain.

Untuk saat ini Nolito masih bersama-sama dengan rekan setim di timnas Spanyol untuk bertarung di Piala Eropa 2016. Musuh yang telah menunggu mereka adalah tim kuat Italia.

“Tentu dia akan hengkang, dia cuma tinggal menyelesaikan Piala Eropa dan negosiasi antara City dan Celta Vigo sudah hampir selesai,” ujar paman Nolito, Manuel Rodriguez, kepada La Sexta seperti dikutip Sportsmole.

“Manchester City merupakan salah satu tim terbaik dunia dan mereka punya dana melimpah. Guardiola menghubunginya pekan lalu. Dia akan bergabung ke City karena dia. Apabila City memilih pelatih lain, saya rasa dia takkan mau pergi ke sana,” sambungnya.

Dua tahun berseragam Celta Vigo, Nolito menyarangkan 25 gol.

City Siap Bayar Aubameyang Seharga 58 Juta Euro

Striker andalan Borussia Dortmund, Pierre-Emerick Aubameyang tengah menjadi properti panas oleh sejumlah klub top pada bursa transfer kali ini. Dalam laporan terbaru soal keinginan Pep Guardiola yang mau merekrut pemain tim nasional Gabon itu ke Manchester City ternyata kian mendekati kesepakatan seharga 58 juta euro.

Sempat didapuk sebagai pemain terbaik Bundesliga Jerman musim 2015-2016, Aubameyang pun juga selalu dihubungkan dengan Real Madrid, Manchester United dan Arsenal. Kendati begitu fakta itu ternyata tak mengikis ambisi Guardiola dan The Citizens untuk mengamankan tenaga pemain 26 tahun tersebut.

Sebelumnya klub Manchester Biru sudah sukses merekrut rekan setim Aubameyang, Ilkay Gundogan dan membuat City jadi salah seorang tim unggulan perebut gelar Liga Primer Inggris musim depan. Hal tersebut tentu bakal lebih sempurna andai mereka berhasil mendaratkan Aubameyang ke Etihad Stadium, dilansir oleh Sportskeeda.

Untuk aspek lini bertahan, Guardiola diberitakan berminat merekrut palang pintu Everton, John Stones walau mereka harus bersaing sengit dengan Barcelona dan Chelsea.

Dengan rencana-rencana itu, pelatih Spanyol itu dirasa bisa membangun sebuah pondasi yang kuat pada skuat The Citizens musim depan.

Aubameyang telah sudah menemukan performa terbaik bersama Borussia Dortmund musim ini dengan mendulang 40 gol dalam 49 penampilannya. Menilik prestasi Wilfried Bony tampil tak sesuai harapan, maka Guardiola terpaksa mencari striker tajam lain dan Aubameyang dirasa adalah sosok yang pas.

City Berpotensi Kehilangan Uang Rp 900 Miliar

Musim ini Manchester City yang berhasil melaju hingga babak semifinal Liga Champions, harus berusaha ekstra keras agar bisa tampil di turnamen paling elite Eropa itu. The Citizens harus bertarung dengan musuh sekota, Manchester United, agar bisa masuk ke kualifikasi Liga Champions.

Untuk sementara City berada di urutan empat klasemen meraih 65 angka, sedangkan United satu strip di belakang dengan jarak dua angka. Dengan kompetisi tersisa satu laga lagi, maka City wajib meraih kemenangan ketika menghadapi Swansea City, Minggu 15 Mei 2016.

Andai gagal lolos ke Liga Champions musim 2016-2017, maka City berpotensi kehilangan pemasukan hingga 100 pounds juta (sekitar Rp1,9 triliun). Hal itu diutarakan oleh pakar keuangan sepakbola dari Universitas Sheffield Hallam, Rob Wilson.

“City bisa saja kehilangan pendapatan sebesar 50 juta euro (sekitar Rp900 miliar). Nilai itu berdasar dari prestasi mereka musim ini yang sampai ke babak semifinal,” kata Wilson dikutip dari Foxsport.

Kendati City masih bisa berkecipung di Liga Europa, akan tetapi uang yang diterima tidaklah sebesar di Liga Champions. Dampak negatif lain bagi mereka ialah terkait dana kompensasi yang diberikan kepada pemain.

“Apa yang bakal ditawarkan oleh klub pada pemain bila mereka tidak bermain di Liga Champions?” imbuhnya.

Akan tetapi Wilson menyebut City takkan cemas soal ancaman kehilangan uang besar. Pasalnya City sendiri dimiliki oleh pengusaha kaya raya dari Abu Dhabi.

Nasri Tak Yakin PSG Bisa Bersaing di Premier League

Menjelang pertandingan Paris Saint-Germain melawan Manchester City dinihari WIB nanti, Samir Nasri membuat pernyataan yang cukup panas. Dirinya mengatakan bahwa PSG akan mengalami kesulitan apabila bermain di Liga Inggris seperti The Citizen.

Memang dalam empat musim terakhir, PSG mampu menjadi penguasa di Divisi 1. Klub yang dipenuhi oleh banyak pemain bintang dan juga didukung dengan dana yang cukup melimpah, membuat para pesaingnya di Prancis tak dapat berkutik.

Meski begitu, Nasri memiliki pandangan sendiri, menurutnya superioritas yang selama ini dimiliki PSG, tidak akan berlaku sama sekali dalam Liga Inggris. Dia mengatakan, persaingan antar klub akan jauh lebih ketat di Liga Inggris daripada persaingan klub di Prancis.

“PSG merupakan klub yang besar, itu memang benar. Akan tetapi, saya rasa jika posisi mereka tidak berada di atas para klub Inggris yang lainnya.” Papar Nasri seperti dikutip dari Talk Sport.

“Di Inggris tidak akan ada pertandingan yang mudah, satupun tidak ada. Apa yang akan terjadi, jika PSG setiap pekannya bertanding melawan Stoke City, West Ham atau Arsenal, saya ingin melihatnya.” Tuturnya menambahkan.

Dan hal itulah yang menjadi alasan utama, pemain yang pernah merumput di Divisi 1 bersama Marseille sangat merasa yakin pada pertandingan yang akan digelar dinihari nanti, City mampu meraih poin. Walau beberapa pemain inti sudah di pastikan absen seperti, Raheem Sterling, Fabian Delph dan juga Vincent Kompany selaku kapten.

“Itu sudah dapat dipastikan mengapa PSG menjadi favorit, tapi hal itu juga dikarenakan sejumlah pemain yang tengah mengalami cedera. Lagipula kami nanti akan bermain di Paris, bukan bermain di Barcelona.” Tandas Nasri meremehkan.

Yaya Toure Hengkang Dari Manchaster City

Berdasarkan kepastian dari agen Yaya Toure, kliennya tersebut dipastikan akan beranjak keluar dari Manchester City, namun Toure belum memberikan keputusan ke klub mana ia akan berlabuh.

Dalam beberapa bulan terakhir, masa depan Toure di City menjadi sebuah pertanyaan. Kontrak pemain sepakbola asal Pantai Gading tersebut akan berakhir pada tahun 2017 namun pihak klub belum memulai pembicaraan kontrak baru.

Kedatangan Josep Guardiola pada musim depan juga menjadi salah satu faktornya. Karena Guardiola sebelumnya pernah melepas Toure ketika masih di Barcelona dan pindah ke Manchaster City pada musim panas 2010 lalu.

Agen tersebut saat ini memberikan pernyataan bahwa Toure telah dibanjiri tawaran dari klub lain. Selain itu, dia juga memberikan sinyal akan kemungkinan kepindahan Toure ke Inter Milan.

“Yaya Toure pasti akan pergi dari Manchester City. Saya dengan amat yakin bisa memastikan hal tersebut,” ujar Dimitri Seluk di FC Inter News, yang dikutip Football Italia.
“Kami sedang mengevaluasi tawaran-tawaran yang datang untuk Yaya, namun belum bikin keputusan apa-apa untuk musim selanjutnya.”

“Aspek ekonomi sama sekali tidak menjadi penentunya. Kami tidak memprioritaskan uang tetapi lebih kepada proyek klub yang ditawarkan. Yang mana yang terbaik yang bisa meyakinkan kami,” tambahnya.

“Mengenai Intermilan, kami masih sedang membicarakan sebuah klub yang bagus dan semua orang tahu hubungan antara Yaya dengan Roberto Mancini, namun kembali lagi seperti yang sudah saya katakan tadi bahwa kami belum membuat keputusan apa-apa.”

“Tetapi saya bisa katakan kalau Inter memiliki proyek yang bagus dan Inter merupakan sebuah klub yang luar biasa. Jadi wajar saja jika mereka menginginkan seorang pemain dengan tingkat seperti Toure,” tutup Seluk.