Tag Archives: PSSI

La Nyalla Mattalitti Buron, PSSI Masih Bungkam Soal KLB

Pada pekan ini, ada iisue yang memberitakan bahwa terjadi kasus dugaan korupsi yang melibatkan La Nyalla Mattalitti. Meski mengedepankan asas praduga tak bersalah, namun Ketua PSSI diminta rela untuk melepas sendiri Jabatan Ketua PSSI. Berdasarkan informasi dari para media, memberitakan bahwa La Nyalla Mattalitti ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan dana hibah dari Pemrov Jatim pada tahun 2012 sebesar 5,3 Milliar rupiah.

Meski masih belum resmi sebagai terdakwa, menurut pengamat ssepak bola, Sumohad mengatakan bahwa sejatinya pemimpin olahraga harus mencerminkan sikap sportivitas dan tidak tercela di mata hukum. Kita harus menghargai proses hukum praperadilan yang diajukan oleh La Nyalla Mattalitti. Tapi, kalau ditolak, saya rasa sudah sepantasnya beliau legowo melepaskan jabatannya di olahraga.

Pengamaat sepak bola, Sumohadi mengatakan bahwa meski belum tentu bersalah, namun pemimpin olahraga harus menjadi cermin jiwa sportif. Dia harus legowo melepaskan jabatannya demi menjunjung tinggi prinsip olahraga. Secara organisasi, PSSI meski statusnya masih dibekukan oleh Kemenpora harus menentukan sikap yang jelas terhadap kasus yang menyangkut La Nyalla sebagai ketua. Posisinya saat ini serba membingungkan. Di satu sisi status PSSI masih dibekukan Kemenpora, jadi apapun kegiatannya tidak diakui pemerintah. Tapi, di sisi lain PSSI harus mempunyai rencana jika sanksi dicabut. Idealnya harus ada ketua baru untuk memimpin induk organisasi sepak bola Tanah Air.

Pergantian ketua umum PSSI sejatinya harus melalui Kongres Luar Biasa (KLB) yang melibatkan seluruh anggotanya (klub dan Asprov PSSI). Namun, hingga kini para pejabat PSSI memilih bungkam dan tetap mendukung La Nyalla Mattalitti sebagai Ketua PSSI. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, La Nyalla Mattalitti mangkir dari sidang pengadilan. Bahkan, mantan Ketua Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) itu pun ditetapkan sebagai buronan karena bertolak ke luar negeri.

Sumohadi mengatakan bahwa kita hargai asas praduga tak bersalah bagi setiap warga negara. Tapi, di dalam olahraga berbeda. Setiap orang yang tersangkut proses hukum meski belum tentu bersalah, harus sportif menanggalkan jabatannya dulu demi menjunjung nilai-nilai olahraga. Suportivitas harus dijunjung tinggi